Bharada E atau Richard Eliezer saat ini masih ditahan di penjara setelah terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Dijatuhi vonis 1,5 tahun, kini Bharada E mendekam di sel tahanan Rutan Bareskrim Polri Lapas Klas IAA Salemba, Jakarta Timur.
Namun belakangan, beredar kabar bahwa Bharada E diekseskusi oleh geng Ferdy Sambo di dalam sel penjara hingga kondisinya memprihatinkan.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube INDO NEWS UPDATE yang mengunggah sebuah video singkat berjudul "TERAGIS! DIEKSEKUSI GENG FERDY SAMBO DI SEL, KONDISI BHARADA ELIEZER MEMPERIHATINKAN".
Keterangan serupa juga terlihat dalam thumbnail video. Tampak potret seorang lelaki berada di dalam sel penjara yang diduga Richard Eliezer, sementara polisi juga menangkap Ferdy Sambo dalam kondisi telanjang dada.
Hingga kini, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 3.200 penayangan. Lantas, benarkah Bharada E dieksekusi oleh geng Sambo di dalam sel?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 29 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Richard Eliezer dieksekusi oleh geng Ferdy Sambo di dalam sel penjara.
Narator dalam video tersebut hanya menayangkan kembali kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo cs.
Hingga akhir video, tidak ada informasi kredibel yang dapat membuktikan klaim seperti yang tertera pada judul video.
Pengunggah video juga menggunakan foto yang telah direkayasa dalam thumbnail sehingga dapat menimbulkan opini atau asumsi menyesatkan. Tak hanya itu, Bharada E juga tidak menganut agama Islam sehingga tak merayakan lebaran.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Bharada E dieksekusi oleh geng Ferdy Sambo di dalam sel merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content karena antara isi video dengan judul yang ditulis tidak memiliki keselarasan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Proyek Antologi Anime Pursuing the Future Ungkap Dua Film Pendek Pertama
-
3 Produk Skincare yang Cukup Dipakai Seminggu Sekali, Terlalu Sering Justru Merusak Kulit
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Menyusuri Dunia Antariksa dari Jakarta Lewat Skyworld TMII
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
Notes from the Last Row: Drama Thriller yang Menipu Penonton Sampai Akhir
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam