Beredar video bernarasi Kapolri meggelar konferensi pers guna mengumumkan tanggal eksekusi terpidana mati dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo.
Klaim ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube INFO VIRAL pada Sabtu (13/5/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 110 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "Konferensi Pers!! Kapolri Umumkan Tanggal £ks€kusi Mat! Ferdy Sambo".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan senada dengan yang ada di judul video, "GELAR KONFERENSI PERS!! KAPOLRI UMUMKAN TANGGAL EKSEKUS1 MAT1 FERDY SAMBO".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Kapolri mengumumkan tangga eksekusi mati Ferdy Sambo adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 2 menit 12 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. Sebagian besar tayangan ini justru berisi foto-foto Ferdy Sambo saat menjalani persidangan.
Selain itu, narator dalam video ini pun awalnya hanya mengulas soal vonis hukuman mati yang dijatuhkan kepada suami Putri Candrawathi. Terkait dengan jadwal eksekusi masih menunggu putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Baca Juga: Profil Fandy Christian, Aktor Sinetron Jangan Bercerai Bunda yang Diduga Selingkuh dengan Lawan Main
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Kapolri mengumumkan tanggal eksekusi Ferdy Sambo.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa narasi Kapolri menggelar konferensi pers umumkan tanggal eksekusi Ferdy Sambo adalah tidak benar.
Unggahan kanal YouTube INFO VIRAL tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Serang Balik Maia Estianty, Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Segmen Kaya Melaju Kencang, Volume Penjualan Kartu Kredit BRI Melonjak 45 Persen
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium