Kuat Maruf telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang didalangi oleh Ferdy Sambo.
Beredar kabar bahwa Kuat Ma'ruf dijatuhi dengan hukuman mati karena menjadi provokator pembunuhan Brigadir J.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube BENANG MERAH yang mengunggah video berjudul "MAMPUS KUAT MA'RUF AKHIRNYA DIJATUHI HUKUMAN MATI".
Dalam thumbnail terdapat keterangan dengan narasi, "KM DIVONIS HUKUMAN MATI, JADI PROVOKATOR PEMBUNUHAN BRIGADIR J" serta potret Kuat Ma'ruf yang ditangkap oleh pihak berwajib.
Hingga kini unggahan tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 11.000 penayangan. Namun, benarkah Kuat Ma'ruf dijatuhi hukuman mati?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 9 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Kuat Ma'ruf divonis hukuman mati.
Video tersebut hanya berisi informasi terkait proses persidangan yang dijalani oleh Kuat Ma'ruf dan Ferdy Sambo serta kronologi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Hingga akhir video, narator tidak memberikan penjelasan dari sumber kredibel terkait klaim Kuat Ma'ruf yang divonis mati. Faktanya, Kuat Ma'ruf dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan bukan hukuman mati.
Baca Juga: Andhi Pramono Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Tersangka Dugaan Gratifikasi Tinggal di Rumah Dinas
Dengan kata lain, isi video berbeda dengan judul yang tertera.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kuat Ma'ruf divonis hukuman mati karena menjadi provokator merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda