Surya Paloh dikabarkan terancam hukuman mati sebagai imbas dari kasus korupsi BTS 4G.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube RODA POLITIK yang mengunggah video berjudul "SURYA PALOH TERANCAM HUKUMAN MATI, MAHFUD MD TUNJUKKAN BUKTI DIGITAL DIBALIK KASUS BTS 10 TRILIUN??"
Narasi serupa juga terlihat pada thumbnail video. Tampak potret Surya Paloh dan Mahfud MD yang memamerkan sebuah dokumen.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 11.000 penayangan. Lantas, apakah benar bahwa Surya Paloh terancam hukuman mati?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim bahwa Surya Paloh terancam hukuman mati adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 6 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Surya Paloh terancam hukuman mati.
Hingga akhir video, narator sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Surya Paloh yang terancam hukuman mati sebagai imbas dari kasus korupsi BTS 4G.
Selain itu, tidak ada pula penjelasan kredibel mengenai Mahfud MD yang memberikan bukti digital 10 triliun.
Baca Juga: Puluhan Perguruan Tinggi Ditutup, Ketua DPR Minta Tak Ada Penelantaran Mahasiswa dan Dosen
Foto yang digunakan juga merupakan hasil editan. Isi video secara jelas tidak memiliki hubungan dengan judul yang tertera.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Surya Paloh terancam hukuman mati sebagai imbas dari kasus korupsi BTS 4G merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Isyaratkan Kode Jempol, Purbaya dan Nanik Beri Sinyal Penataan Ulang Anggaran MBG
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan