Inge Anugrah akhirnya melawan balik gugatan cerai yang dilayangkan Ari Wibowo setelah sekian lama diam dan mengalah.
Pasalnya saat Ari Wibowo cerai dari Inge Anugrah, hak asuh anak hingga harta bersama alias harta gono-gini lebih condong ke pihak suami.
Ari Wibowo beralasan kalau kedua anaknya, Kenzo dan Marco, lebih dekat dengan dirinya. Dia juga tidak mau membagi harta saat resmi bercerai.
Kuasa hukum Inge Anugrah, Petrus Bala Pattyona mengaku bakal melawan balik soal dua gugatan ini.
"Kami nanti dalam gugatan balik akan meminta supaya hak asuh jatuh ke Ibu Inge," ujar Petrus Bala Pattyona usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikutip dari Suara.com, Senin (5/6/2023).
Ia beralasan kalau Inge Anugrah masih sanggup untuk membesarkan anak-anaknya meski sudah bercerai. Lebih lagi ada aturan hukum soal hak asuh anak di bawah umur saat orang tuanya cerai.
"Putusan pengadilan kan biasanya menyatakan bahwa secara aturan perwalian jatuh ke ibu," lanjut Petrus.
Tapi jika gagal, Inge Anugrah mau kalau hak asuh anak ini bisa dibagi rata.
"Kami mau realistis saja. Jadi semisal kesehariannya tetap bersama Pak Ari, itu juga boleh. Paling kami nanti meminta dua-duanya diberikan status sebagai wali, biar lebih terobati lukanya," katanya.
Tak hanya itu, Inge Anugrah juga menuntut soal nafkah yang tidak pernah diberikan sang suami saat menjalin rumah tangga.
"Selain anak, ada juga nafkah lampau. Dalam perkawinan, suami kan memberikan nafkah, bukan kebutuhan bulanan. Yang tidak dipenuhi itu karena dulu Ibu Inge punya penghasilan, maka kami menghitung suatu angka," tutur Petrus Bala Pattyona.
Hanya saja pihak Inge Anugrah belum memberitahu berapa nominal angka soal nafkah tersebut. Mereka bakal menyampaikannya di pengadilan.
"Yang pasti angkanya dihitung dari sekian lama perkawinan dan dikali suatu angka, nanti akan ketemu nominalnya. Misal nanti per bulan berapa, dikali 200 sekian bulan, nanti ketemu angkanya berapa," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Indonesia Jadi Negara Pertama Luncurkan OMO-X Smart Motor Listrik Berbasis AI
-
Bayar Pajak Motor Tak Perlu KTP Pemilik Lama: MPP Bandar Lampung Diserbu Warga
-
Eliano Reijnders: Laga Persib Bandung vs Persijap Final Demi Gelar Juara
-
Sindikat Penipu Lansia di Bojonegoro Terbongkar: Menjual Mimpi Haji dan Bansos
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi
-
Di Tengah Dolar AS Menguat, Retail Ini Punya Cara Bikin Harga Gadget Tetap Terjangkau
-
Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa
-
Ulasan Film A Family: Hadirkan Drama Psikologis tentang Trauma Anak-Anak
-
Gebrakan Gen Z Lampung: Ubah Wajah Bursa Efek dengan Transaksi Tembus Rp25 Triliun