Putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep mengumumkan telah mendapatkan restu keluarga untuk maju menjadi Depok pertama. (Tangkap Layar)
Kaesang Pangarep, putera bungsu Presiden Jokowi mengaku bingung saat ditany alasan maju sebagai bakal calon Wali Kota Depok.
Pengakuan tersebut diungkap Kaesang di acara bincang santai bersama Denny Cagur baru-baru ini.
"Sebenernya gini, jujur saya sendiri gak tau," kata Kaesang saat Denny Cagur bertanya alasan mencalonkan diri di kota Depok, dikutip dari kanal YouTube Denny Cagur TV, dikutip Senin (26/6/2023).
Kaesang pun membeberkan awal mula untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Depok. Ia mengaku didorong oleh relawan Ganjar Pranowo.
"Karena yang pertama kali pasang Kaesang di situ (Depok) itu relawannya pak Ganjar," katanya.
Ia pun mengaku sempat merasa bingung mengapa dirinya yang harus dipilih ketimbang Ganjar Pranowo.
"Saya juga bingung, kenapa gak pak ganjar yang jadi wali kota Depok gitu. Saya bingung sama relawannya," ungkapnya.
Setelah didorong relawan Ganjar Pranowo, Kaesang malah kembali dapat suntikan dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bahkan, ia sampai dibuatkan baliho khas para caleg walaupun baliho itu dipasang tanpa koordinasi dengannya terlebih dahulu.
"Abis itu lebih panas lagi ketika PSI bikin baliho itu. (Walau) gak ada koordinasi sama sekali," tutur Kaesang.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan