Belum lama ini asisten Nikita Mirzani mengklaim Laura Meizani sudah menjadi gelandangan di Inggris. Usut punya usut Lolly disebut batal diadopsi Antonio Dedola pasca berkonflik hebat dengan Nikita.
Lolly sendiri sudah membantah informasi yang disebar Mail tersebut. "Bikin berita kok hoaks, bikin berita yang fakta dong. Kalau enggak bisa bikin berita mending diem, ngejelekin dan ngerendahin orang itu namanya," tulis Lolly di Instagram Story-nya, dikutip pada Kamis (29/6/2023).
Namun koar-koar asisten Nikita itu sudah sempat dipertimbangkan sejumlah orang lantaran Lolly dan Antonio yang sudah lama tidak terlihat berinteraksi. Bahkan Lolly sudah tidak lagi mencantumkan nama keluarga Antonio, yakni Dedola, di bio media sosialnya.
Kini giliran Antonio lah yang mengklarifikasi semua isu yang beredar. Lewat Instagram Story-nya, Antonio membeberkan peran jahat Nikita yang menghalanginya berinteraksi dengan Lolly.
"Mari kita mulai dengan surat yang saya terima pada tanggal 22.06! Surat dari pengacara," tutur Antonio sambil melampirkan foto surat dalam sebuah amplop resmi dengan namanya sebagai penerima.
Tentu surat itu dituliskan dalam bahasa Jerman dan kemudian diterjemahkan oleh Antonio di story berikutnya. Secara garis besar, Nikita rupanya melarang keras Antonio untuk mewakili Lolly.
"Kami menyatakan bahwa kami mewakili kepentingan Ibu Nikita Mirzani, Jakarta, Indonesia. Alasan keterlibatan kami adalah karena hubungan Anda dengan anak perempuan klien kami, Laura, yang saat ini berada di Inggris," kata pihak Nikita.
"Laura saat ini masih berusia 16 tahun dan masih di bawah umur, belum sepenuhnya memiliki kapasitas hukum. Klien kami adalah wali tunggal yang mempunyai hak asuh (atas Laura)," sambungnya.
Pengacara Nikita lantas menguraikan hak kliennya sebagai wali hukum Lolly yang sah. "Klien kami berwenang untuk mengatur hubungan Laura dengan pihak ketiga. Menjadi tanggung jawab klien kami untuk melindungi Laura dari hubungan dan kontak yang tidak pantas," tegas pengacara Nikita.
Baca Juga: Antonio Dedola Disebut Tak Jadi Adopsi Sampai Anak Nyai Jadi Gelandangan, Lolly: Hoaks!
Hal itulah yang menjadi dasar Nikita kemudian melarang Antonio untuk melakukan sejumlah hal, termasuk menghubungi Lolly.
"Baik berkomunikasi melalui media sosial/pesan/telepon, dan sebagainya, atau secara langsung. Larangan ini juga berlaku untuk seluruh keluarga Anda," jelas pengacara Nikita.
Tak hanya itu, Nikita juga secara spesifik melarang Antonio melakukan sejumlah hal seperti berikut.
"Mempengaruhi Laura untuk melawan ibunya, baik secara langsung atau lewat Instagram dan sebagainya. Mencegah Laura masuk sekolah," terang pihak Nikita.
"Meminta Laura mengganti namanya memakai nama belakang (keluarga) Anda. Menyuruh Laura memanggil Anda 'Ayah' di depan umum. Menggunakan atau mempublikasikan foto-foto Laura dan/atau kedua saudaranya," timpalnya.
Antonio sendiri tampaknya berniat untuk menjabarkan lebih rinci setiap poin larangan tersebut. Di sisi lain, Antonio menegaskan bahwa dirinya hanya ingin membantu Lolly.
"Saya membaca banyak komentar miring tentang saya, tapi saya ingin menegaskan saya bukan orang jahat. Saya akan ungkap kebenaran di balik ini semua. Terima kasih atas dukungannya," tandas Antonio.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Sentil Citra Kirana, Harus Tegas ke Rezky Aditya Selesaikan Masalah dengan Wenny Ariani
-
Lolly Jadi Gelandangan di London, Nikita Mirzani Malah Pamer Gaya Glamour di Paris: Anak Nakal Lebih Penting Wa
-
Antonio Dedola Disebut Tak Jadi Adopsi Sampai Anak Nyai Jadi Gelandangan, Lolly: Hoaks!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA