Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikabarkan sebagai pemilik asli dari pondok pesantren Al Zaytun. Hal ini terungkap setelah Polri menemukan big data saham Ponpes Al Zaytun.
Kabar itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube RUANG INDONESIA yang mengunggah video berjudul "DI LUAR DUGAAN !! TERNYATA AHOK PEMILIK SAH PONPES AL ZAYTUN".
Dalam thumbnail video terdapat narasi yang berbunyi, "Diluar dugaan! Ternyata Ahok Pemilik Al Zaytun, Big Data Saham Ponpes Al Zaytun Berhasil Ditemukan".
Terlihat Ahok seperti sedang diinterogasi oleh sejumlah anggota polisi di sebuah ruangan. Salah satu lelaki di sana memberlihatkan selembar kertas yang diberi tanda panah merah.
Hingga kini, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 70.000 penayangan. Namun, benarkah Ahok adalah pemilik sah dari Ponpes Al Zaytun?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 1 detik di atas, klaim yang menyebut Ahok adalah pemilik asli Ponpes Al Zaytun adalah salah.
Narator dalam video tersebut hanya memberikan informasi terkait kabar miring tentang Ponpes Al Zaytun yang beredar luas.
Namun hingga akhir video, tidak ada penjelasan akurat maupun bukti valid yang menyatakan bahwa Ahok adalah pemilik asli Ponpes Al Zaytun maupun Polri menemukan big data saham pondok pesantren tersebut.
Baca Juga: Ketua DPP PKB Tak Terima PAN Ajukan Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo Subianto
Setelah ditelusuri pun hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyebutkan seperti klaim di atas.
Foto yang ditampilkan juga hanya hasil editan yang telah direkayasa. Foto itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan Ahok.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar Ahok merupakan pemilik asli Ponpes Al Zaytun dan pihak kepolisian menemukan big data saham ponpes tersebut merupakan berita bohong atau hoaks.
Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video tidak sesuai dengan judul yang tertera.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak