Narasi memaksakan kehendak bahwa urusan olah raga sepak bola bisa masuk ke ranah politik.
Tahun politik Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 telah membuat segala macam peristiwa dan kejadian ikut diseret dalam konteks kontestasi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Tentu saja bikin kesal banyak pihak, karena segalanya diberi muatan politis.
Antara lain perbaikan di sejumlah stadion menyambut gelaran Piala Dunia U-17 2023, termasuk Jakarta International Stadium (JIS) yang membuat Ketua Umum PSSI Erick Thohir terganggu oleh penyebutan dan pemberitaan yang menyatakan biaya perbaikan JIS saja menelan Rp 5 triliun. Padahal tidak benar, dan langkah standarisasi itu sendiri bertujuan agar seluruh stadion yang akan diperiksa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memenuhi standar kelayakan.
Demikian pula batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yang batal karena persoalan dalam negeri sendiri dan sukses memupus kiprah Timnas Indonesia untuk berlaga--yang mana kesempatan hanya didapatkan bila menjadi host, mengingat Indonesia kalah di babak penyisihan zona Asia.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, di kanal YouTube TEROPONG ISTANA telah mengunggah video berjudul "PAMER KECANGGIHAN JIS !! PRESIDEN FIFA AKUI ANIES SOSOK PEMIMPIN MASA DEPAN RI || BERITA TERBARU".
Foto thumbnail adalah suasana sebuah stadion, kemudian layar monitor bertuliskan JIS di kiri, serta segerombol orang berdiri di tengah staion dengan wajah mengenakan masker. Tulisan penyertanya "Tim assesor FIFA KUNJUNGI STADION JIS ANIES PAMERKAN TEKHNOLOGI STADION BERTARAF INTERNASIONAL".
Narasinya pengunggah video klaim Presiden FIFA mengakui Anies Baswedan sebagai sosok pemimpin masa depan setelah menyaksikan kecanggihan JIS.
PENJELASAN
Metro Suara.com memeriksa judul dan tulisan thumbnail, hasilnya:
* Judul bombastis berbunyi "PAMER KECANGGIHAN JIS !! PRESIDEN FIFA AKUI ANIES SOSOK PEMIMPIN MASA DEPAN RI || BERITA TERBARU".
Fakta: Presiden FIFA, Gianni Infantino memiliki wewenang soal persepakbolaan dunia. Ia adalah salah satu sosok yang mewakili dunia sport dan tidak memberikan pandangan terkait politik, apalagi soal capres suatu negara--dalam hal ini adalah Pemilu Indonesia atau kontestasi partai dan calon pemimpin negara yang memiliki tujuan politik tertentu.
Logika: memberikan relasi atau hubungan antara dunia olah raga dengan politik adalah keinginan pengunggah video saja, tidak berdasarkan sumber kredibel dan valid, serta tidak ada relasi antara badan dunia FIFA dengan politik di Indonesia.
* Tulisan di thumbnail "Tim assesor FIFA KUNJUNGI STADION JIS ANIES PAMERKAN TEKHNOLOGI STADION BERTARAF INTERNASIONAL".
Fakta: dalam kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, tidak ada kata "TEKHNOLOGI", yang benar "teknologi". Kata "Anies pamerkan tekhnologi" artinya Anies Baswedan hadir langsung untuk memperlihatkan kecanggihan JIS, padahal tidak terbukti ada.
Logika: bila tulisan judul dan thumbnail saja sudah belepotan, bisa dipastikan materi tidak memenuhi standar valid dan kredibel. Kemudian "janji" Anies Baswedan hadir memamerkan kecanggihan stadion JIS juga tidak bisa dipenuhi atau tidak ada.
Turnbackhoax.id mengadakan penelusuran dan hasilnya:
* Dari konten video tidak ada tidak ada tayangan Anies Baswedan memamerkan kecanggihan JIS. Dalam video juga tidak ada tayangan Presiden FIFA mengakui Anies Bawesdan sosok pemimpin masa depan Indonesia.
* Narasi dalam video identik dengan artikel yang diunggah Media Indonesia dengan judul "PSSI Akan Usulkan JIS Jadi Salah Satu Stadion Piala Dunia U-17 2023". Dalam arikel yang diunggah pada 4 Juli 2023 ini dijelaskan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akan mengusulkan JIS kepada FIFA untuk menjadi salah satu stadion yang digunakan dalam Piala Dunia U-17 2023. Sejumlah catatan evaluasi stadion mulai dari akses, kualitas rumput, hingga transportasi penunjang akan direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemprov DKI Jakarta, PT KAI serta Jasa Marga.
KESIMPULAN
Video berjudul "PAMER KECANGGIHAN JIS !! PRESIDEN FIFA AKUI ANIES SOSOK PEMIMPIN MASA DEPAN RI || BERITA TERBARU" memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Sedang Ibadah di Makkah Namun Relawannya Terus Kibarkan Baliho Raksasa Tanda Deklarasi?
-
CEK FAKTA: Apakah Benar karena Raja Salman Banyak Provinsi di Tanah Air Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Presiden?
-
PKS: Rekomendasi Buro Happold Tak Wajib Diikuti dalam Pembangunan JIS
-
Buro Happold Kini Tidak Bilang JIS Kantongi Sertifikasi FIFA
-
CEK FAKTA: Erick Thohir Gandeng Kapolri Usut Kejanggalan Stadion JIS, Anies Baswedan Siap Masuk Bui?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai