Narasi berusaha meyakinkan pemimpin pesantren ini telah ditangkap yang berwajib.
Al Zaytun adalah pondok pesantren yang tengah disorot karena pimpinannya Panji Gumilang diduga memiliki ajaran menyimpang. Saat ini tengah diadakan pemeriksaan oleh Bareskrim Polri terkait pernyataannya.
Dikutip dari Turnbackoax.id, akun Facebook group Indonesia Bersuara telah menampilkan unggahan dari Ariadi Tanjung dengan judul "Tumbangnya Alzaytun, dan para tangan INTELJEN RESMI DITAHAN HARI INI, Panji Gumilang Di Tangkap Brimob Atas Perintah Kapolri & Mahfud MD".
Foto tumbnail adalah wajah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan tulisan tambahan "Menteri agama hilang entah kemanah".
Narasinya beredar sebuah informasi melalui media sosial Facebook mengenai pembubaran Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang belakangan ini tengah hangat dibicarakan oleh masyarakat di Indonesia.
Dalam unggahan 30 Juni 2023 ini, disebutkan bahwa Pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, telah ditangkap oleh Brimob atas perintah Kapolri dan Menkopolhukam, Mahfud MD.
PENJELASAN
Turnbackhoax.id melakukan penelusuran, hasilnya ditemukan beberapa kekeliruan yang terdapat dalam unggahan akun Facebook ini. Yaitu:
- Tidak ditemukan ulasan resmi mengenai penangkapan Pemimpin Ponpes Al Zaytun.
- Tidak ada pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Panji Gumilang telah ditangkap.
- Di dalam video dapat dilihat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tengah menyampaikan laporan mengenai tinjauan Ponpes Al Zaytun. Pada video aslinya yang diunggah pada 24 Juni 2023, Ridwan Kamil menyampaikan rekomendasi kepada Menkopolhukam dan Kepolisian RI untuk segera melakukan pembubaran terhadap Ponpes Al Zaytun. Hal ini disampaikan usai dilakukan peninjauan secara langsung terhadap ponpes yang berlokasi di Indramayu itu.
KESIMPULAN
Video yang diunggah ke laman media sosial Facebook berjudul "Tumbangnya Alzaytun, dan para tangan INTELJEN RESMI DITAHAN HARI INI, Panji Gumilang Di Tangkap Brimob Atas Perintah Kapolri & Mahfud MD" masuk kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Said Aqil: Negara Tidak Boleh Kalah dengan Sindikasi Al Zaytun
-
CEK FAKTA: Kader Partai Amanat Nasional Deklarasi Pilih Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: Apa Betul Kerajaan Arab Saudi Perintahkan Jamaah Indonesia di Jeddah Deklarasi Anies Baswedan Jadi Presiden?
-
CEK FAKTA: Ternyata Modal Kampanye Anies Baswedan Pakai Dana yang Jadi Kasus Penggelapan BTS?
-
CEK FAKTA: Apakah Benar Pondok Pesantren Al Zaytun Punya Tempat Hiburan Ingar-Bingar Mirip Diskotek?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026