Narasi berusaha menggunakan pendekatan karma sebagai hal yang familiar di Indonesia agar bisa menipu penontonnya.
Masih saja nama Saddil Ramdani, salah satu pemain Timnas Indonesia yang turun berlaga di FIFA Matchday 2023 lawan Timnas Palestina dan Timnas Argentina jadi topik. Pemain yang berkarier profesional di Sabah FC ini dinilai warganet kurang all-out saat membela Timnas kita, sehingga muncul pemikiran-pemikiran liar ia akan pindah kewarganegaraan dan tentu saja tidak benar.
Kini, pembuat video non-kredibel yang ingin meraih cuan lewat kejadian Saddil Ramdani menggunakan pendekatan yang dirasa lebih bisa masuk ke dalam calon penonton.
Metro Suara.com menemukan salah satunya yang beredar di kanal YouTube. Akun bernama Pencinta Bola Indonesia pada Rabu (19/7/2023) mengunggah video berjudul "SADDIL KENA KARMA !! Usai Kritik Pelatih Dan Timnas Indonesia, Saddil Malah Dipecat Dari Sabah FC".
Foto thumbnail adalah wajah Saddil Ramdani dan Presiden FAM (Football Association of Malaysia), Datuk Haji Hamidin Haji Mohd Amin. Kalimat penyertanya, "saddil ramdani resmi di pecat PRESIDEN FAM TOLAK KEHADIRAN SADDIL DI LIGA MALAYSIA".
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan cek tulisan dan video, hasilnya adalah sebagai berikut:
* Cek kalimat
- Judul sangat tendensius "SADDIL KENA KARMA !! Usai Kritik Pelatih Dan Timnas Indonesia, Saddil Malah Dipecat Dari Sabah FC".
Fakta: karma, kritik, dipecat. Kata-kata yang tendensius menggiring opini bukan logika penonton dan calon penonton.
Logika: sepak bola adalah bagian dari olah raga, yang selalu mengedepankan unsur sportivitas. Menyebutkan karma dan hal-hal lain di luar sikap sportif mencerminkan kemauan pribadi dan arahan pengunggah saja, bukan berita aktual yang valid dan kredibel.
- Kalimat penyerta "saddil ramdani resmi di pecat PRESIDEN FAM TOLAK KEHADIRAN SADDIL DI LIGA MALAYSIA".
Fakta: penulisan kalimat yang tidak memenuhi kaidah Bahasa Indonesia, termasuk nama dan tidak tepat menuliskan "di" dalam bentuk sambung atau pisah menunjukkan pihak pembuat melaukan kelalaian atau tidak melakukan pengecekan.
Logika: bila menuliskan kata pembuka atau awal saja sudah salah, bagaimana dengan kebenaran isinya?
* Cek video
- Sampai menit 1:00 diunggah pernyataan komentator dan Saddil Ramdani soal permainan di FIFA Matchday 2023.
- Sesudahnya, narator bersuara lelaki hanya membacakan judul tentang Saddil Ramdani resmi dipecat. Sampai menit 2:00 disebutkan pemain ini "andalan tim yang memberikan kontribusi signifikan".
- Mengingat durasi video total 4:13 dan sampai menit 2:02 masih berkutat soal pemaparan skill Saddil Ramdani saja, bisa dipastikan "janji" yang ditulis sebagai judul akan ditepati.
- Belum ada data valid dan kredibel FAM mengeluarkan larangan kepada pemain sepak bola Indonesia, Saddil Ramdani untuk bermain di sana.
KESIMPULAN
Video berjudul "SADDIL KENA KARMA !! Usai Kritik Pelatih Dan Timnas Indonesia, Saddil Malah Dipecat Dari Sabah FC" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Apa Benar Ganjar Pranowo Mengalami Hal Tidak Diinginkan Selama di Mekkah Akibat Lakukan Fitnah Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: FIFA Berikan Kebijakan, Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026?
-
CEK FAKTA: Benarkah Seluruh Wali Kota di Indonesia Dukung Anies Baswedan di Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Prabowo Subianto Mundur dari Konstestasi Pemilu 2024 karena Tak Kuat Hadapi Persaingan dengan Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: Apa Betul Prabowo Subianto Janjikan Duit Tanpa Diundi Kepada Siapa Saja yang Mendukungnya?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati