/
Kamis, 27 Juli 2023 | 20:47 WIB
Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani. (Adiyoga Priyambodo/Suara.com)

Musikus Ahmad Dhani blak-blakan menyebut musik Korea (Kpop) seolah layaknya wabah ala Covid-19.

Sebab, kehadiran musik K-pop sejak pertama kali masuk Indonesia dinilainya memicu masyarakat demam.

"Kpop kan wabah, kayak Covid. Nah anak-anak muda ini tidak punya kedaulatan selera, itu sebutanku kedaulatan selera itu," ungkap Ahmad Dhani dalam video yang diunggah di akun Instagram Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (27/8/2023).

Ia menilai, seharusnya anak muda di Indonesia memiliki bekal pengetahuan musik yang cukup dalam menghadapi masuknya Kpop ke Tanah Air.

Vokalis Dewa 19 ini pun mencontohkan selera musik yang dimiliki anaknya, yakni Al El Dul.

Dirinya mengklaim kalau mereka bertiga telah dibekali ilmu hingga tak terjangkit demam K-Pop.

"Anak-anak zaman kita seperti Al, El, Dul, itu sudah punya kedaulatan selera," sambung dia.

Dia berujar kalau selama ini sudah mengajarkan anak-anaknya soal selera musik terbaik.

Maka dari itu ketika ada musik yang biasa-biasa saja, nilai Dhani, ketiga anaknya itu tidak ikut-ikutan.

"Meskipun (musik yang biasa-biasanya tersebut) dijadikan wabah, dijadikan demam, demam K-Pop, mereka punya antibodi yang kuat," paparnya.

Suami Mulan Jameela ini menganggap kalau banyak orang Indonesia yang tidak memiliki kedaulatan selera musik. Akibat itu, lagu dari luar negeri dengan mudahnya masuk dan diterima secara luas.

Dia juga memberikan solusi untuk mencegah derasnya musik asing ke Indonesia, yakni dengan menjadi Presiden RI.

"Kenapa Indonesia enggak bisa bikin seperti itu?" tanya Deddy Corbuzier saat menanggapi kalimat Ahmad Dhani.

"Ya karena belum ada presiden seperti gua, nanti kalau ada, bisa, dibikin wabah bisa," tandasnya.

Sontak banyak fans Kpop--biasa disebut Kpopers--tersulut dengan omongan Ahmad Dhani. Banyak dari mereka yang menghujat musikus legendaris tersebut.

"Makanya om dhani fokus bermusik saja, ajari kami selera musik yang bagus. Jangan terjun ke politik," ucap salah satu warganet.

"Kedaulatan selera? Lebih enak dan berkualitas musik kpop sih daripada musik gonjrang ganjreng gajelas menurut kuh, apalagi ngandelin sensasi doang drpada musikalitas artisnya, seperti beberapa artis2 tanah air yg lagunya cuma satu dua biji doang, tanpa album tpi podcast sana2 sini, klo kpop ga rilis album ga diakuo idol keknya soalnya kebanyakan pasti rilis album semua artis kpop tuh," timpal lainnya.

"Sama kayak dirimu om, dulu lu ciptain lagu2 keren maknanya keren, tp setelah lu ganti bini lagu ciptaan lu B-aja (ex.makhluk tuhan paling sexi), mangkanya anak muda berpaling ke kpop," komentar warganet lain.






Load More