/
Senin, 14 Agustus 2023 | 14:36 WIB
Timnas U-23 tengah berlatih ((pssi.org))

Berita tidak benar tentang keputusan Indonesia undur diri dari kejuaraan bergengsi sepak bola AFF U-23 2023.

Telah beredar kabar tidak kredibel atau tidak valid tentang tidak berhasilnya mengumpulkan para pemain dari berbagai tim untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam menghadapi kejuaraan AFF U-23 2023. Sehingga negara kita terpaksa mundur dari kejuaraan dunia yang bergengsi itu.

Kabar salah ini dibagikan di kanal YouTube atas nama akun Pencinta Bola Indonesia dalam bentuk video berjudul "BUNTUT PANJANG REBUTAN PEMAIN !! Akhirnya Timnas Indonesia Mengundurkan Diri Di Piala AFF".

Foto thumbnail adalah Thomas Doll, pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, pelatih Timnas U-23 serta para pemain Timnas Indonesia. Disertai tulisan "UPDATE BERITA TIMNAS 4 KABAR TIMNAS INDONESIA TERBARU".

Apakah kabar yang dibagikan video ini benar adanya?

CEK FAKTA

Berita dalam bentuk video yang menyebutkan Indonesia mundur dari AFF U-23 2023 adalah tidak benar.

PENJELASAN

Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan hasilnya:

Cek judul yang berbunyi "BUNTUT PANJANG REBUTAN PEMAIN !! Akhirnya Timnas Indonesia Mengundurkan Diri Di Piala AFF" tidak benar.
Fakta: belum ada pengumuman resmi soal Indonesia membatalkan diri dari keikutsertaan dalam AFF 2023.

Video berisi bermacam berita sehubungan sepak bola, atau magazine, tidak melulu seperti judul yang diberikan, sehingga isinya juga melebar.

Mulai awal sampai menit 0:51 bahasan dari artikel kredibel yang dibacakan oleh narator salah satunya membahas Coach Shin Tae-yong malah memaklumi bila beberapa klub enggan melepas pemainnya masuk Timnas.

Menit ke 2:21 narator yang hanya membacakan artikel dari media online dengan sumber kredibel menyatakan bahwa Shin Tae-yong akan memaksimalkan pemain yang ada.

Artinya, dengan ini terbukti pula bahwa video berjudul "BUNTUT PANJANG REBUTAN PEMAIN !! Akhirnya Timnas Indonesia Mengundurkan Diri Di Piala AFF" tidak benar. Video mengandung konten yang menyesatkan atau misleading content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More