Informasi salah tentang kepemimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun pascapenetapan Polri atas Panji Gumilang.
Beredar disinformasi berita yang menyebutkan bahwa Menko Polhukam atau Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD kini resmi menjadi pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Jawa Barat karena Panji Gumilang ditetapkan menjadi tersangka.
Kabar ini disampaikan lewat kanal YouTube oleh akun bernama GARUDA NEWS yang mengunggah video berjudul "GEMPAR || MAHFUD MD RESMI PIMPIN AL-ZAYTUN GANTIKAN PANJI GUMILANG, LANGSUNG DISAMBUT RIBUAN SANTRI".
Foto thumbnail adalah Mahfud MD tengah berjalan kaki diiringi beberapa orang semua mengenakan sarung dan peci. Dengan tulisan penyerta "BREAKING NEWS DISAMBUT RIBUAN SANTRI !!MAHFUD MD RESMI PIMPIN AL-ZAYTUN GANTIKAN PANJI G".
Apakah berita soal pemimpin baru pondok pesantren ini benar adanya?
CEK FAKTA
Berita ini salah atau tidak benar, karena tidak ada berita dari sumber kredibel yang menyatakan bahwa Mahfud MD kini menjabat di Al Zaytun.
PENJELASAN
Turnbackhoax.id mengadakan penelusuran, dan hasilnya:
* Foto thumbnail yang digunakan identik dengan foto di laman Investigasi Bhayangkara.com. Gambar itu adalah momen ketika Mahfud MD bersilaturahmi ke Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, pada Sabtu (22/4/2023).
* Judul dan isi dari video berdurasi 8 menit ini sama sekali tidak sesuai.
* Narator hanya membacakan artikel di laman Warta Kota, berjudul "Panji Gumilang Ditetapkan Tersangka, Mahfud MD Jamin Pendidikan di Ponpes Al Zaytun Tetap Berjalan".
Artikel itu memuat pernyataan Mahfud MD yang mengatakan pemerintah akan menjamin keberlangsungan proses pendidikan di Ponpes Al Zaytun meski Panji Gumilang ditetapkan menjadi tersangka.
Dengan demikian, video berjudul "GEMPAR || MAHFUD MD RESMI PIMPIN AL-ZAYTUN GANTIKAN PANJI GUMILANG, LANGSUNG DISAMBUT RIBUAN SANTRI" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Dipertemukan di Kantor Mahfud, Mediasi Ayah Sultan Korban Jeratan Kabel dan PT Bali Tower Belum Capai Kesepakatan
-
Profil Gus Iqdam, Pendakwah Muda yang Tengah Naik Daun
-
Anggap PK Moeldoko soal Demokrat Ditolak MA Biasa Saja, Mahfud MD: Kecuali Hakimnya Mabuk
-
Apakah Benar, Kabar Gubernur Jawa Barat Merobohkan Pondok Pesantren Al Zaytun?
-
Panji Gumilang akan Kembali Diperiksa Terkait Kasus Penistaan Agama
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
10 Film Horor Terbaru dengan Skor Tertinggi Versi Rotten Tomatoes
-
Anies Baswedan Soroti Dampak AI pada Remaja: Tantangan Besar Buat Orang Tua dan Guru
-
Puskesmas Cisarua Disorot: Obat BPJS Sering Kosong, Gaya Kepemimpinan 'Raja Kecil' Mencuat
-
Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!
-
Menelusuri Jejak Perjuangan Buruh di Museum Marsinah
-
Sederet Dampak Rupiah Melemah pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari
-
Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia
-
Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC