/
Selasa, 29 Agustus 2023 | 14:17 WIB
Piala AFF yang dikolase dengan sosok Ketua Umum PSSI Erick Thohir ((Instagram/@erickthohir/@affmitsubishielectriccup))

Kabar yang salah tentang gelar juara Piala AFF U-23 2023 dibatalkan terkait terjadinya kecurangan di final pada Sabtu (26/8/2023).

Telah beredar kabar tidak benar soal pembatalan gelar juara Piala AFF U-23 2023 yang diraih Tim Vietnam setelah mengalahkan Timnas Indonesia dalam final lewat adu penalti skor 6-5. Saat berada di bandara untuk ke negaranya dan membawa piala, AFF mengambil kembali bukti kejuaraan ini.

Disinformasi berita ini beredar di kanal YouTube atas nama akun Timnas Goal Team yang mengunggah video berjudul "KEJAM DIBALAS KEJAM !! Pihak AFF BATALKAN GELAR JUARA VIETNAM Demi Nama Baik Turnamen Atau Tidak?"

Foto thumbnail adalah para pemain bola Timnas Vietnam, diberi insert piala yang berada dalam genggaman, dan seorang tokoh sepak bola Asia Tenggara.

Kalimat penyertanya, "GELAR JUARA VIETNAM DIBATALKAN DIAMBIL PAS DI BANDARA OLEH PANITIA PIALA AFF U-23 KARENA BERDAMPAK BURUK KE AFF BISA TERJADI".

Benarkah terjadi pengambilan kembali piala AFF U-23 2023 di bandara demi mempertahankan nama baik penyelenggara?

Video salah (X) soal pengambilan piala AFF U-23 2023 yang akan dibawa pulang pemain Timnas Vietnam dengan dalih menjaga nama baik AFF (sumber: [screenshot YouTube])


CEK FAKTA

Judul dan video ini tidak benar. Tidak ada sumber resmi seperti FFA, Asosiasi Bola Vietnam, maupun organisasi bola lainnya yang memberitakan ada kejadian seperti ini.

PENJELASAN

Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan hasilnya adalah sebagai berikut:

* Judul terlalu drama dan ambigu, yaitu menyatakan sudah terjadi kemudian dianulir di kata berikutnya, sehingga intinya hanya keinginan pembuat berita saja.
Fakta: "KEJAM DIBALAS KEJAM !! Pihak AFF BATALKAN GELAR JUARA VIETNAM Demi Nama Baik Turnamen Atau Tidak?" (judul), "GELAR JUARA VIETNAM DIBATALKAN DIAMBIL PAS DI BANDARA OLEH PANITIA PIALA AFF U-23 KARENA BERDAMPAK BURUK KE AFF BISA TERJADI" (keterangan).
Logika: kejuaraan dan hal sport bukanlah drama seperti "kejam dibalas kejam" (siapa kepada siapa tidak jelas, dan efek yang dibangun drama, bukan informasi kejadian), "pihak AFF batalkan ..." kemudian diakhiri "demi nama baik turnamen atau tidak?" menjadi kalimat rancu. Kemudian "gelar juara Vietnam dibatalkan diambil pas di bandara ...." seolah telah terjadi pelanggaran dan terjadi pengambilan paksa, membayangkan kondisi berdasar kalimat ini terkesan bukan piala kejuaraan melainkan penyelundupan barang ilegal.

* Cek video
- Menit 0:52 narator jelas menyebutkan panitia AFF mencabut gelar juara AFF U-23 2023 dari Timnas Vietnam.
- Menit 0:57 sudah ada "ralat" dengan pembacaan narator "jadi saran saya" (tanpa menyebutkan nama sosok penting, tertentu, atau penjelas).

Berdasarkan ketidakjelasan ini, dan bila video ditonton sampai abis tentunya mendatangkan benefit bagi pengunggah, jadi tidak perlu disaksikan seterusnya. Video berjudul "KEJAM DIBALAS KEJAM !! Pihak AFF BATALKAN GELAR JUARA VIETNAM Demi Nama Baik Turnamen Atau Tidak?" memiliki konten menyesatkan atau misleading content.

Baca Juga: 10 Negara Dukung Indonesia Keluar dari AFF, Sekarang Timnas Ikut Kompetisi EAFF?


Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More