Berita tidak benar tentang media-media Korea Selatan yang akan lapor kepada FIFA bila Shin Tae-yong dikartukuningkan.
Terjadi disinformasi berita yang menyatakan bahwa media-media Korea Selatan siap melaporkan AFF kepada FIFA bila ada yang berani "mencolek" Coach Shin Tae-yong. Sudut pandangnya adalah wasit Hiroki Kasahara memberikan kartu kuning kepada pelatih Timnas Indonesia itu saat final AFF U-23 2023. Alih-alih mendengar keterangan Coach Shin yang anak didiknya, Haykal Alhafiz kena sikut Nguyen Hong Phuc, juru pengadil malahan beri ganjaran kartu.
Kabar ini beredar di kanal YouTube oleh akun bernama TIMNAS TERKINI TV yang mengunggah video berjudul "AFF KETAKUTAN !BERANI GANGGU STY, MEDIA KORSEL LAPORKAN AFF KE FIFA !"
Foto thumbnail adalah beberapa anchor televisi Korea Selatan, sosok Shin Tae-yong tengah berdebat dengan Hiroki Kasahara, disertai kalimat "MEDIA2 KORSEL MURKA KE AFF TIDAK TERIMA WASIT JEPANG MAIN CURANG KORSEL BANTU INDONESIA LAPORKAN AFF KE FIFA".
Benarkah isi video yang membagikan berita ini?
CEK FAKTA
Tidak benar ada media Korea Selatan murka dan mengadakan semacam dukungan kepada Coach Shin Tae-yong. Kecuali memberitakan secara berimbang hasil pertandingan dan jalannya laga. Keberadaan Korea Selatan sebagai negara anggota FIFA serta media Korea mesti dibedakan.
PENJELASAN
* Judul dan keterangan sudah menyinggung unsur kebangsaan.
Kalimat: "AFF KETAKUTAN !BERANI GANGGU STY, MEDIA KORSEL LAPORKAN AFF KE FIFA !" (judul), "MEDIA2 KORSEL MURKA KE AFF TIDAK TERIMA WASIT JEPANG MAIN CURANG KORSEL BANTU INDONESIA LAPORKAN AFF KE FIFA" (keterangan).
Fakta: tidak ada media Korea Selatan melaporkan tindakan yang akan dilakukan mereka kepada FIFA seputar kecurangan wasit berujung kartu kuning yang dialami Shin Tae-yong.
* Foto thumbnail adalah hasil rekayasa.
Foto-foto kolase tampil sebagai penjelas video, terlihat anchor sampai Shin Tae-yong. Pertanyaannya, dari mana yakin para anchor itu sedang memberitakan akan melaporkan AFF kepada FIFA, terkecuali bila bisa berbahasa Korea dan membaca hangul--aksara Korea?
* Cek video:
- Hanya sekilas dibahas media-media Korea Selatan tidak terima perlakuan wasit terhadap Coach Shin Tae-yong.
- Mulai menit 0:46 sudah membahas tentang pandangan pengamat bola, bukan media Korea.
- Menit 1:02 disebutkan "media Korea minta diberikan sanksi tegas" akan tetapi bukan berupa pernyataan atau cuplikan video serta terjemahan, melainkan diulang adegan wasit berseteru dengan Shin Tae-yong.
- Menit 1:10 pembuat video bahkan menggunakan stock foto dari Shutterstock tanpa izin dan tanpa bayar. Artinya sudah melanggar hak eksklusif penggunaan sebuah sumber berita dalam hal ini foto (lihat foto di atas, yang telah dicapture dari video).
Mengingat di menit ini sudah bisa ditemukan tidak bertanggungjawabnya berita ini akan penggunaan sumber berita atau foto, maka video berjudul "AFF KETAKUTAN !BERANI GANGGU STY, MEDIA KORSEL LAPORKAN AFF KE FIFA !" bisa disimpulkan memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Nguyen Hong Phuc yang Main Sikut di Final AFF U-23 2023 Ditamatkan Kariernya, Bikin Vietnam Syok Berat?
-
Wasit Minta Maaf Kepada Shin Tae-yong Setelah Dihujat FIFA, Auto Resign karena Terlanjur Malu Kejadian di Final AFF U-23 2023?
-
Siapkan Timnas Indonesia untuk FIFA Match Day 2023 Lawan Turkmenistan, Shin Tae-yong Susun Komposisi Pemain Abroad sampai Debutan
-
Shin Tae-yong dan Indra Sjafri Belajar dari Basket Piala Dunia FIBA 2023 Saat Diundang Nonton Langsung
-
Vietnam Pasrah, AFF U-23 2023 Final Diulang Hari Senin karena Pengakuan Wasit Hiroki Kasahara?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'