Saipul Jamil baru saja menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya buntut dituding pedofil oleh Dewi Perssik. Ia telah melaporkan mantan istrinya itu atas dugaan pencemaran nama baik.
Ia mengatakan kalau pemeriksaan itu adalah bukti serius kalau dirinya ingin memperkarakan kasus Dewi Perssik.
"Karena saya lihat, orang ini makin ke sini makin merajalela, seperti tidak ada yang ditakuti," kata Saipul Jamil, dikutip dari video yang YouTube Gosip Mata, Kamis (31/8/2023).
Oleh karenanya Saipul Jamil berharap kalau langkah ini bisa membuat Dewi Perssik jera karena unggahannya di media sosial.
"Mudah-mudahan apa yang saya lakukan, laporkan, memberikan efek jera kepada orang tersebut," ucap Saipul Jamil.
Lebih lagi, lanjut dia, seorang artis seperti Dewi Perssik justru harus memberikan contoh yang baik kepada publik.
"Apalagi seorang artis, harus memberikan contoh yang baik," sambungnya lagi.
Saipul Jamil mengatakan apabila Dewi Perssik tidak terima dengan ucapannya, alangkah baiknya mereka mesti duduk bersama untuk menyelesaikan masalah, bukan di media sosial.
"Bukan di medsos, tetapi panggil orangnya," tandasnya.
Sebelumnya Saipul Jamil telah melaporkan Dewi Perssik ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.
"Laporan ini atas sebuah video yang sudah di-upload, saya kira teman-teman sudah tahu, terlapornya kita pakai inisial DP (Dewi Perssik)," ujar pengacara Saipul Jamil, dikutip dari akun @lambe_danu, Rabu (9/8/2023).
Pengacara Saipul Jamil bahkan mengklaim sudah menyerahkan bukti video yang diindikasikan mengandung asusila kepada pihak kepolisian.
"Kita ikut dulu prosesnya lah, karena kita sudah masuk somasi pertama dan kedua. Kita minta kepada DP untuk klarifikasi sebenarnya. Arah kami seperti itu," jelasnya.
Sementara itu, Saipul Jamil menyebut salah satu video viral Dewi Perssik yang menyebutnya pedofil, serta pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan tuduhan tanpa dasar.
"Saya bukan pelaku pedofil. Kenapa saya berani bicara demikian? Karena keputusan pengadilan tidak ada pedofil," ujar Saipul Jamil.
Lebih lanjut, Saipul Jamil membeberkan bila saat itu korbannya sudah remaja.
"Sedangkan pada waktu 2016, yang menjadi korban saya, umurnya sudah mencapai hampir 18 tahun dan sudah punya KTP," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Salut, Ji Chang Wook Bangun 2 Sekolah PAUD di NTT Hasil Charity
-
Pilih yang Sesuai Kebutuhan, Ini Perbandingan Manfaat Asuransi All Risk vs TLO
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Lisa Mariana OTW Kurus Lagi, Digoda Netizen: Bahaya, Si Akang Bisa Terpesona Lagi
-
Buku Ego is The Enemy, Ketika Ego Jadi Penghalang Sukses
-
78 Tahun Sumatera Utara, Berikut Daftar Lengkap Gubernur Sumut dari Pertama hingga Saat Ini