- Rudy dijagokan ganti Djony Bunarto jadi Presdir Astra di RUPST 23 April nanti.
- Rudy kini Wapresdir ASII & pegang posisi kunci di berbagai entitas Grup Astra.
- Isu pergantian bos disambut positif, saham ASII melesat 3,25% ke level Rp6.350.
Suara.com - Peta kepemimpinan di emiten "raksasa biru", PT Astra International Tbk (ASII), kini tengah menjadi sorotan tajam pasar modal.
Nama sang Wakil Direktur Utama, Rudy, mendadak mencuat ke permukaan sebagai kandidat terkuat untuk menakhodai kursi Presiden Direktur (Presdir) ASII.
Kabar sensitif mengenai suksesi ini berembus kencang menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 23 April mendatang.
Berdasarkan mata agenda ketiga rapat tersebut, posisi Djony Bunarto Tjondro dikabarkan akan segera digantikan oleh Rudy, seiring dengan berakhirnya masa jabatan Djony.
Secara historis, "tradisi" Astra memang kerap menempatkan sang wakil untuk naik kelas ke posisi puncak. Kilas balik ke RUPST 2019, Djony Bunarto Tjondro kala itu menjabat sebagai Wapresdir mendampingi Prijono Sugiarto, sebelum akhirnya resmi didapuk sebagai Presdir pada Juni 2020. Kini, pola serupa tampaknya kembali terulang.
Merujuk rekam jejak di laman resmi perseroan, Rudy merupakan WNI kelahiran 1971 yang memegang posisi strategis di gurita bisnis Grup Astra. Tak hanya sebagai Wapresdir ASII sejak Mei 2025, ia juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Sedaya Multi Investama serta PT Astra Sedaya Finance.
Koneksinya yang luas di lini otomotif, alat berat, hingga asuransi melalui posisi komisaris di PT United Tractors Tbk, PT Toyota-Astra Motor, dan PT Astra Daihatsu Motor, menjadikannya figur yang dinilai sangat memahami seluk-beluk operasional grup secara komprehensif.
Meski pergantian nakhoda di perusahaan sebesar Astra selalu menjadi isu sensitif, investor tampaknya memberikan "lampu hijau". Alih-alih tertekan, pergerakan saham ASII pada perdagangan Rabu (15/4) justru tampil impresif.
Hingga pukul 14.09 WIB, saham ASII melesat 3,25 persen atau naik 200 poin ke level Rp6.350. Tercatat, saham ASII sempat menyentuh level tertinggi di Rp6.375 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp258,08 triliun.
Baca Juga: IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
Gairah pasar ini menunjukkan ekspektasi tinggi terhadap kepemimpinan baru di bawah Rudy, sembari menanti ketok palu resmi pada RUPST 23 April mendatang untuk memastikan arah baru sang penguasa pasar otomotif tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN