- Kapal tanker China, Rich Starry, gagal menembus blokade laut Amerika Serikat di Teluk Persia pada Rabu, 14 April 2026.
- Pemerintah Amerika Serikat menerapkan blokade Teluk Persia untuk menekan Iran dalam perundingan pascaperang yang dimulai Februari lalu.
- Militer Amerika Serikat berhasil menghentikan pergerakan kapal yang masuk dalam daftar sanksi karena memiliki rekam jejak berdagang dengan Iran.
Suara.com - Kapal tanker milik China, Rich Starry gagal menembus blokade laut Amerika Serikat di Teluk Persia. Kapal tersebut dipaksa kembali lagi ke Selat Hormuz pada Rabu (14/4/2026) setelah berusaha untuk berlayar keluar perairan tersebut pada Selasa kemarin.
Rich Starry adalah tanker ukuran medium yang membawa 250.000 barel metanol yang dimuat di Pelabuhan Hamriyah, Uni Emirat Arab (UEA) - demikian menurut data firma intelijen kemaritiman Kpler.
Meski membawa muatan dari UEA - AS hanya memblokade kapal-kapal yang membawa muatan dari pelabuhan-pelabuhan Iran - tapi Rich Starry dan pemiliknya Shanghai Xuanrun Shipping Co masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat karena pernah berdagang dengan Iran.
Rich Starry sendiri termasuk dalam delapan kapal yang berusaha menembus blokade AS di Teluk Persia pada Selasa kemarin. Militer AS sendiri mengatakan dua kapal destroyer mencegat dua kapal tanker yang berlayar dari pelabuhan Chabar, Iran pada Selasa.
Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan kemarin ini mengumumkan bahwa pihaknya akan memblokade Teluk Persia untuk mencegah kapal-kapal yang keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran.
Blokade laut itu dilakukan untuk menekan Iran dalam perundingan antara dua negara setelah perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu gagal meruntuhkan rezim Teheran.
"Selama 24 jam, tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade AS," klaim US Central Command, komando tempur terpadu AS yang bertanggung jawab atas wilayah Timur Tengah, Afrika Timur dan Asia Selatan.
Blokade AS semakin menyulitkan lalu-lintas kapal-kapal dagang di Teluk Persia, setelah Iran juga menutup Selat Hormuz.
Selain Rich Starry, Kpler juga mencatat adalah tanker raksasa Alicia yang berlayar menuju pelabuhan minyak Iran pada Rabu. Kapal tersebut juga masuk dalam daftar sanksi AS, karena pernah memuat minyak Iran pada 2023. Kapal itu bisa memuat 2 juta barel minyak.
Baca Juga: Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
Di hari yang sama kapal tanker raksasa Agios Fanaourios I yang berbendera Malta juga memasuki Teluk Persia. Kapal tersebut, dengan daya muat 2 juta barel, hendak menuju Basra, Irak untuk mengangkut minyak milik perusahaan kilang Vietnam, Nghi Son.
Berita Terkait
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA
-
Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026
-
Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB
-
BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!
-
Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah
-
Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI