Berita tidak benar tentang Singapura niat mengikuti langkah Indonesia keluar dari AFF.
Sebuah disinformasi berita memberikan penjelasan tentang rencana Indonesia, lewat PSSI untuk keluar dari keanggotaan Federasi Bola ASEAN atau AFF agar Timnas Indonesia bisa mendapatkan keadilan dalam pertandingan. Langkah ini ternyata diikuti Singapura dengan alasan mulia.
Berita tidak benar ini menyebar di kanal YouTube atas nama akun iwandol SPORT yang mengunggah video dengan judul "KAGET! TIBA2 SINGAPURA IKUT INDONESIA KELUAR DARI AFF? MERINDING ALASANNYA SUNGGUH MULIA".
Foto thumbnail video ini adalah tokoh bola Asia, dengan kongres dipimpin Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, juga ada kolase foto beberapa tokoh AFF termasuk Presiden AFF, Major General Khiev Sameth.
Tulisan pada thumbnail adalah "TERIMAKASIH SINGAPURA! MENDADAK SINGAPURA IKUT INDONESIA KELUAR AFF GAK NYANGKA ALASANNYA SUNGGUH MULIA! AFF MAKIN HANCUR". Kemudian tulisan kecil dalam bahasa Inggris "We hired for the first time in history".
Benarkah kabar yang disebarluaskan ini?
CEK FAKTA
Tidak benar, alih-alih akan keluar dari AFF untuk suatu alasan, karena di Piala AFF U-23 2023 saja Singapura (dan Australia) tidak ikut serta karena tengah melakukan evaluasi terhadap timnasnya. Indonesia sendiri tidak merencanakan keluar dari AFF, seperti telah disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan buktinya bisa dibaca di media kredibel, termasuk di Suara.com dan Metro Suara.com.
PENJELASAN
Metro Suara.com melakukan pengecekan materi video dan hasilnya adalah:
* Judul dan tulisan penyerta foto thumbnail sangat lucu.
- "KAGET! TIBA2 SINGAPURA IKUT INDONESIA KELUAR DARI AFF? MERINDING ALASANNYA SUNGGUH MULIA" (judul), "TERIMAKASIH SINGAPURA! MENDADAK SINGAPURA IKUT INDONESIA KELUAR AFF GAK NYANGKA ALASANNYA SUNGGUH MULIA! AFF MAKIN HANCUR" serta "We hired for the first time in history".
Penjabarannya: bila ingin menguatkan kekagetan dan kekaguman Singapura ikut keluar dari AFF lewat kalimat "We hired for the first time in history" sebagai sebuah kalimat pembuktian maka salah besar. Pasalnya ini adalah Bahasa Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa Inggris asal-asalan. Yaitu dari kata "Kami dengar pertama kali dalam sejarahnya" dan ditulis sebagai "We hired for the first time in history", ini salah fatal. kata "hired" seharusnya "heard" karena menggunakan kata "hired" artinya jauh berbeda, yaitu disewa. Artinya pun jadi rancu: apakah ada pihak yang membayar agar keluar dari AFF?
Tanpa perlu menyimak isi video lebih jauh, sudah bisa disimpulkan video berjudul "KAGET! TIBA2 SINGAPURA IKUT INDONESIA KELUAR DARI AFF? MERINDING ALASANNYA SUNGGUH MULIA" memiliki konten menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Baca Juga: Berujung Somasi, Syakir Daulay Panen Hujatan Akibat Dianggap Lecehkan Teks Proklamasi
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Ada Pemain Timnas U-23 Masih Jalani Sanksi, Apakah AFC Perbolehkan Ikuti Kualifikasi Piala Asia 2024?
-
Ada Desakan Kuat Agar Indonesia Keluar dari AFF, Erick Thohir Sebutkan Rencana PSSI Begini
-
AFF Minta Maaf Telah Zalimi Timnas Indonesia di Final AFF U-23 2023 Sampai Datang Menyembah PSSI?
-
Malaysia Keluar dari AFF, Mendului Timnas Indonesia Gabung ke EAFF?
-
Timnas Indonesia Ditolak Masuk Federasi Bola EAFF, Vietnam Tetap Dikeluarkan AFF?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Diskon 5 Persen, Pemprov Jateng Berlakukan Pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor
-
Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala
-
Jawa Tengah Siaga! BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir pada 23 Februari 2026
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Profil Piche Kota, Jebolan Indonesian Idol Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
-
JPW Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru SLB di Jogja, Minta Percepat Proses Hukum
-
Thariq Halilintar Salat Tarawih Sambil Gendong Anak Tuai Pro Kontra, Bagaimana Hukumnya?
-
7 Fakta Kasus Ayah di Klaten Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Selama 14 Tahun