Ini jawaban PSSI tentang AFF. Alih-alih keluar dari federasi ini, langkahnya sebagai berikut.
Angkat kaki dari Federasi Bola ASEAN atau AFF menjadi hal yang didengung-dengungkan penggemar sepak bola Tanah Air setelah Timnas Indonesia susah payah dikalahkan Vietnam dalam partai final AFF U-23 2023 di Thailand (28/8/2023).
Kesal karena kinerja wasit yang merugikan Garuda Muda membuat pandangan pindah haluan. Antara lain ke Asia Tengah (CAFF), serta Asia Timur (EAFF) yang dipandang dari sudut geografi cukup "tidak nyambung" karena posisi Indonesia adalah Asia Tenggara.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyikapi adanya keinginan Indonesia untuk pindah "rumah" atau tempat bernaung dalam dunia persepakbolaan level Asia Tenggara atau regional.
"Itu (keluar dari AFF) dorongan sahabat suporter dan publik. Tetapi kalau di PSSI, kami ingin mensinkronisasi jadwal Timnas, liga, dan internasional," jelas Erick Thohir saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (30/8/2023).
Ketika ada kesulitan dalam menyesuaikan jadwal, bukan tidak mungkin PSSI tidak memberangkatkan Timnas Indonesia. Beberapa kejuaraan di luar agenda FIFA seperti AFF mungkin dikurangi.
"Bilamana kami merasa jumlah pemain kita tidak cukup dan jadwalnya terlalu padat, bukan tidak mungkin kami juga bisa mengurangi pertandingan-pertandingan yang tidak sesuai dengan kalender FIFA," lanjutnya.
Menurutnya, dibandingkan pindah rumah atau tempat bernaung bagi kegiatan bersepakbola bangsa Indonesia, mantan pemilik Inter Milan itu lebih memilih membenahi jadwal. Artinya antara kejuaraan di Tanah Air, liga, Timnas dari berbagai kelompok umur, sampai dengan kejuaraan-kejuaraan yang mesti diikuti mesti dilakukan sinkronisasi antaragenda.
Sehingga stok pemain terus memadai, skill semakin tajam terasah, dan puncaknya mampu memberikan hasil terbaik bagi bangsa dan negara.
Sebagai catatan, desakan agar Indonesia keluar dari AFF antara lain disebabkan kepemimpinan wasit selama penyelenggaraan AFF U-23 2023. Hasilnya adalah hadiah penalti bagi tim musuh sampai cedera pemain diabadikan.
Di sisi lain, situasi internal yang membuat Coach Shin Tae-yong tidak mendapatkan seluruh materi pemain. Ada anggota Garuda Muda yang tidak beroleh izin karena kejuaraan liga tengah berlangsung paruh musim.
Harapannya, Timnas Indonesia secara internal, nasional, regional bahkan kelas dunia bisa terus berbenah, sehingga mampu berbicara dengan prestasi di masa mendatang.
Baca Juga: AFF Minta Maaf Telah Zalimi Timnas Indonesia di Final AFF U-23 2023 Sampai Datang Menyembah PSSI?
Karena seperti diungkapkan Erick Thohir dalam kesempatan terpisah, "Semuanya perlu proses, bukan instan."
Berita Terkait
-
AFF Minta Maaf Telah Zalimi Timnas Indonesia di Final AFF U-23 2023 Sampai Datang Menyembah PSSI?
-
Malaysia Keluar dari AFF, Mendului Timnas Indonesia Gabung ke EAFF?
-
Timnas Indonesia Ditolak Masuk Federasi Bola EAFF, Vietnam Tetap Dikeluarkan AFF?
-
China Serius Bahas Timnas Indonesia Mau Gabung EAFF Tinggalkan AFF, Sudah Ada Foto Shin Tae-yong Pedekate?
-
Keluarga Wasit AFF U-23 2023 Ikut Minta Maaf, Hiroki Kasahara Mengalami Musibah?
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi
-
PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan