Eva Manurung dan Febby Carol diminta hadir sebagai saksi dalam persidangan cerai Virgoun dan Inara Rusli yang digelar hari ini, Rabu (6/8/2023).
Usai memberikan keterangan sebagai saksi, Eva Manurung dan Febby Carol sempat membocorkan beberapa kesaksian yang mereka berikan di persidangan kepada awak media.
Salah satu kesaksian tersebut adalah soal Inara Rusli yang disebutnya sering melakukan kekerasan kepada anak-anaknya.
Dikutip dari unggahan kanal YouTube Intens Investigasi, Eva Manurung membeberkan jika Inara Rusli pernah memukul kepala anaknya yang saat itu susah makan.
"Anakmu nggak mau makan harusnya kau bilang 'Kenapa, Nak. Coba Mami lihat mulutnya kenapa, ada yang luka kah, apa sakit perut kah, atau apa kah', gitu seorang anak. Bukan kamu main tangan, anak umur segitu kamu ketok pakai jari kepalanya," tutur Eva Manurung.
Lebih lanjut, Eva Manurung membeberkan jika saat melihat itu dirinya langsung berteriak keras karena merasa kaget melihat perilaku Inara Rusli.
"Ngetok yang tengah-tengah, cucu saya yang nomor 2. Di kepalanya sekuat mungkin, saya sampai teriak, 'Ina', Virgoun lari dari atas 'Kenapa Mi kenapa', 'Aduh nggak kuat Mami, Nak. Ina mukulin Ali kayak gitu'," ungkap Eva Manurung.
Selain kepada cucu pertamanya, Eva Manurung mengungkapkan aksi main tangan yang dilakukan Inara Rusli kepada Starla.
"Udah beberapa kali, waktu itu juga pernah Lala dipukul sampai ininya merah-merah. Terus Virgoun juga bilang gini, 'Gimana ya Mi, Inara ini gimana caranya biar bisa berubah'," tutur Eva Manurung.
Baca Juga: Bertajuk 'Dear Jinri', Film Dokumenter Mendiang Sulli Siap Tayang di BIFF
"Lala itu tahu nggak, rambutnya ditarik diseret," lanjutnya.
Di momen ini, Febby Carol juga turut buka suara. Ia membeberkan jika pihaknya mengharap agar hak asuh anak jatuh ke tangan Virgoun. Hal ini demi perkembangan mental maupun psikis anak-anaknya.
"Bukannya merasa kita lebih layak ya, tapi memang dari apa yang kita lihat, memang selayaknya kita ingin hak asuh anak itu jatuh ke pihak ayahnya," terang Febby Carol.
"Ini untuk kepentingan pertumbuhan anak baik secara psikis. Jadi masa-masa kecil saat ini di golden age-nya mereka, kayaknya mereka butuh bukan kekerasan ya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan