/
Minggu, 17 September 2023 | 16:16 WIB
Cak Imin dan Gus Dur (Kolase)

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku bahwa dirinya adalah pihak yang dikudeta oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Cak Imin menampik tudingan bahwa dirinya yang menyingkirkan Gus Dur dari PKB di 2008 lalu. Hal ini dinyatakan sendiri oleh Cak Imin di Mata Najwa. 

Cak Imin menyebutkan bahwa dia diberhentikan oleh Gus Dur sebagai ketua umum PKB. Diketahui bahwa Gus Dur duduk menjadi Ketua Dewan Syura kala itu.

"Surat pengunduran diri yang sudah disiapkan Gus Dur. Saya tandatangani supaya bisa jalan di KPU. Saya kasih pada Gus Dur. Lalu apa yang terjadi? [Gus Dur bilang] ‘Surat saya terima Min, tapi tolong kamu sendiri yang simpan. Nanti kamu keluarkan kalau bener-bener saya butuhkan’ sampai hari ini enggak dikeluarkan Gus Dur," kata Cak Imin dalam cuplikan video yang diunggah akun TikTok undergreen.id.

"Jangan dibalik-balik saya mengkudeta Gus Dur. Saya yang dikudeta, tapi saya terima," katanya.

Pernyataan Cak Imin sontak mengundang berbagai respons dari warganet. 

"Cak Imin, Jawa Timur sudah tahu sampeyan kayak apa," komentar warganet. 

"Gus Dur seorang wali saja Cak Imin berani begitu, gimana sama rakyat biasa," imbuh warganet lain. 

"Kalau yang dikudeta Cak Imin, seharusnya PKB berada di tangan Gus Dur," tulis warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Ini Tips Bikin Kopi Instan Sendiri di Rumah, Yuk Dicoba!

"Hati-hati kualat cak," timpal lainnya. 

Load More