Di hadapan Najwa Shihab dan civitas akademika Universitas Gadjah Mada, Anies Baswedan menyampaikan sejumlah gagasan untuk pemerintahannya bila memenangkan Pilpres 2024.
Salah satu hal yang sangat digarisbawahi oleh Anies adalah keadilan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu rupanya menilai Indonesia akan jauh lebih baik dan tenang bila aspek keadilan lebih ditingkatkan.
"Yang namanya Indonesia bersatu, Bhinneka yang Ika, yang guyub, mensyaratkan keadilan. Tanpa keadilan tidak ada persatuan, tanpa keadilan tidak ada kebersamaan, tanpa keadilan tidak ada ketenangan," jelas Anies, dikutip pada Selasa (19/9/2023).
Bahkan menurutnya aspek inilah yang menjadi kunci perubahan yang dimaksud oleh koalisi partai pendukungnya. "Hadirkan keadilan, maka akan ada ketenangan," tegas Anies.
Namun pernyataan ini belakangan banyak dikritik oleh warganet, bahkan sampai membuat kata kunci "Anies Mbulet" menjadi trending topic di Twitter.
Usut punya usut, sejumlah warganet menilai Anies gagal menghadirkan keadilan itu selama lima tahun memerintah di DKI Jakarta. Salah satunya adalah kegagalan mewujudkan program rumah DP nol Rupiah.
Seperti misalnya akun Twitter loyalis Ganjar Pranowo, @ch_chotimah2, yang bahkan membandingkan janji Anies tadi dengan eksekusi rumah DP 0.
"Anies bicara soal keadilan, tapi faktanya waktu di DKI rakyatnya yang miskin makin banyak. DP 0 yang katanya untuk rakyat miskin sekalinya bohong," cuitnya, yang kemudian membandingkan kinerja Anies tersebut dengan Ganjar selama di Jawa Tengah.
Menurutnya selama 10 tahun Ganjar menjabat sudah berhasil mengurangi 1 juta kemiskinan sampai memberikan banyak rumah layak bagi warga miskin.
Bahkan di video unggahannya ada cuplikan pendapat masyarakat yang kecewa akan rumah DP 0 yang dibangun Anies. "Kalau menurut saya terlalu mahal, soalnya itu kayak buat kelas menengah ke atas," terang warga tersebut.
Warganet pun tampak mengamini cuitan tersebut.
"Keadilan? Makan tuh DP 0%," komentar warganet.
"Bicaranya Manies banget. Kerjanya sepahit kopi tanpa gula," tulis warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan