Bakal calon presiden Anies Baswedan ditanya soal lika-liku para sandwich generation. Pertanyaan untuk Anies itu dikirim oleh seorang warganet di Mata Najwa yang berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa, (20/9/2023).
Diketahui bahwa Sandwich generation merupakan ikelompok orang yang merasa terjepit di antara dua generasi yang berbeda. Posisi mereka diibaratkan seperti isian roti lapis yang harus menanggung beban kedua lapis 'roti' atau generasi yang ada di atas (orang tua) dan di bawah (anak).
Misal seorang anak muda yang harus menghidupi orangtua yang tak bekerja dan anaknya atau adik yang masih kecil.
Terkait soal sandwich generation, Anies meminta agar tak dipandang sebagai beban.
"Jangan pandang beban pandang jadi sumur pahala, berat ringan soal perasaan bila dijalani sepenuh hati itu ringan," kata Anies Baswedan.
"Yang kedua cari kesempatan cari kesempatan ini ketika Anda dapat beban sandawich ini sesungguhnya masa pembelajaran yang hampir pasti Anda punya pengalaman beban besar," imbuhnya.
Menurut Anies dengan pengalaman sebagai sandwich generation, maka seseotang akan memiliki pengalaman mengahadapi beban besar pula.
"Jangan berharap segala serba ringan serba enak, anggap ini sebagai perisapan. Cari peluang cari kesempatan yang ulet," kata Anies.
"Seberat-beratnya yang Anda alami, Anda bilang [ke diri sendiir] saya bukan orang pertama yang melewati ini," tandasnya.
Baca Juga: Anime Rascal Does Not Dream of a Sister Venturing Out akan Tayang, Ini Sinopsisya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026