Menarik, tidak hanya skill dan teknik permainan kompetitor dipelajari. Unsur sains tentang alam Indonesia juga masuk kajian.
Dalam menghadapi laga sepak bola terutama kelas dunia, pendalaman materi berupa memahami dan mempelajari kekuatan calon kompetitor menjadi hal wajib dilakukan. Di masa modern, memutar video untuk menyimak permainan lawan serta dijadikan bahan diskusi atau kajian selalu dilakukan.
Akan tetapi, Timnas Ekuador U-17 mempersiapkan adaptasi para pemain di calon lokasi kejuaraan secara lebih detail. Utamanya soal iklim, posisi Indonesia di garis Khatulistiwa atau equatorline sampai sektor budaya.
Mengapa demikian? Karena adaptasi, resistensi, hingga kualitas para pemain Timnas U-17 Ekuador juga bisa dibangun berdasar pengetahuan mendalam soal klimatologi atau pengetahuan sektor iklim Indonesia.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Diego Martinez, coach Timnas Ekuador U-17 telah mempelajari Indonesia dari sudut pandang keren. Yaitu bekerja sama dengan Komisi Tim Nasional Ekuador untuk menganalisa Indonesia. Khususnya dari sektor iklim dan budaya sepak bola masyarakat Tanah Air. Sesudahnya, tinjauan permainan Timnas Indonesia.
"Kami telah mulai bekerja dengan Komisi Tim Nasional, dengan koordinator logistik dan olah raga, melihat sedikit tentang tempat untuk Piala Dunia, mempelajari kota-kota, iklim dan budaya," demikian papar Diego Martinez sebagaimana dikutip dari media Ole.
"Kami ingin Timnas kami bersaing di level tertinggi, dengan banyak tanggung jawab, namun berkeinginan besar mampu menikmati Piala Dunia dan bersaing 100 persen," lanjutnya.
Timnas Ekuador U-17 berada di Grup A Piala Dunia U-17 2023 bersama Indonesia, Panama, serta Maroko.
Sementara dari kubu Timnas Indonesia, Kapten Timnas Indonesia U-17 yaitu Iqbal Gwijangge menyatakan mempelajari kekuatan para contender di Grup A Piala Dunia U-17 2023, yaitu Ekuador, Panama, dan Maroko.
"Saya sudah memiliki bayangan cara mereka bermain. Ekuador dari CONMEBOL, lantas Panama, dan Maroko. Yang penting kami selalu analisis cara mereka bermain," paparnya pelan lalu.
"Lalu kami juga terus introspeksi tim agar bisa lebih baik lagi dan setiap harinya lebih meningkat agar mampu memberikan yang terbaik lagi di Piala Dunia U-17 nanti," tukas pemain berusia 16 taun ini sebelum bertolak ikut serta dalam pemusatan latihan (Training Centre atau TC) di Jerman.
Tag
Berita Terkait
-
Hugo Samir Cetak Gol, Ini Profil dan Biodata Jacksen F. Tiago Ayahnya yang Lahir di Negara Pesepakbola serta Pembalap F1
-
Timnas Indonesia U-17 Latihan di Markas Borussia Muenchengladbach, Klub Juara Bundesliga 5 Kali
-
Kontrak Berakhir Belum Diketahui Diperpanjang atau Tidak, Shin Tae-yong Menyimpan Keinginan Mulia Ini
-
Cocok Menyantap Bigul, Coach Shin Tae-yong Disarankan Coba Ayam Geprek Level 10
-
Shin Tae-yong Bicara Soal Warisan Bila Sudah Tidak Lagi Melatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron