Saat ini sejumlah pedagang dan UMKM yang menjerit karena merasa mata pencaharian mereka direbut oleh sejumlah influencer, termasuk artis. Pasalnya artis-artis kini juga berdagang secara digital, seperti lewat TikTok, dan yang dijual adalah barang-barang seperti sembako.
Hal ini yang kemudian dipertanyakan juga oleh Merry Riana kepada salah satu bacapres 2024, Ganjar Pranowo, kala hadir di podcast-nya.
Ganjar sendiri beropini bahwa negara memang harus mengintervensi karena sudah banyak yang memprotes. Namun bagi Ganjar sendiri tidak ada yang salah dengan fenomena artis dan influencer ikut berjualan di media sosial.
"Oke, kan itu hak dia untuk bekerja, masa kita larang? Kalau negeri ini sudah melarang-larang itu nggak bisa, maka yang bisa adalah mengatur," ungkap Ganjar, dikutip pada Sabtu (23/9/2023).
Ganjar lalu mengidentifikasi beberapa aspek yang harus dikaji. Yang pertama adalah filosofinya, yakni negara harus melindungi para pekerja kecil.
Yang kedua adalah aspek sosiologi di mana terjadi disrupsi karena memasuki era digital. Ganjar sendiri membayangkan ada tiga solusi yang bisa dibicarakan terkait masalah ini.
"Melarang TikTok sebagai platform jualan? (Atau) mengedukasi UMKM, 'Ya udah kamu bertanding'? Atau kemudian melarang artis untuk jualan? (Tapi) sadis juga ya. Memang artis semua kaya ya? Enggak," tutur Ganjar.
"Kita lagi belain mereka soal IP-nya dia, soal royaltinya dia, soal karya-karya mereka. Kalau karyanya dibajak kasihan, bagaimana dia makan? Kalau sakit bagaimana? Terus jualan beras nggak boleh? Enggak fair dong kita," sambungnya.
Apalagi karena setiap elemen pasti mempunyai alasan di balik keputusan mereka, termasuk influencer yang seolah merebut lahan pekerjaan UMKM.
Karena itulah Ganjar berharap pemerintah bisa segera mewadahi pertemuan setiap pihak sehingga dapat disiapkan regulasi yang menjadi jalan tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai