/
Minggu, 24 September 2023 | 15:20 WIB
Bakal Capres Prabowo Subianto. ((Suara.com/Novian))

Rumor mengenai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencekik dan menampar Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi di ruang rapat kabinet masih terus menjadi perbincangan publik.

Rumor tersebut pertama kali disebarkan oleh Direktur Seword Media Utama, Alifurrahman Asyari. Ia mengunggah video berjudul Alifurrahman: ADA CAPRES NAMPAR WAMEN DI RUANG RAPAT? di kanal YouTube-nya.

Buntut dari menyebarkan video tersebut, Alifurrahman sempat dilaporkan oleh Prabowo Mania 08 ke pihak berwajib. Sayang, laporan tersebut ditolak oleh Bareskrim Polri.

Selain itu, Alifurrahman juga dituntut oleh beberapa pihak untuk meminta maaf dan menghapus video unggahan YouTube mengenai rumor Prabowo yang mencekik dan menampar Harvick.

Permintaan tersebut rupanya ditanggapi oleh Alifurrahman. Ia mengaku enggan meminta maaf kepada Prabowo beserta relawannya. Pasalnya ia merasa tak melakukan kesalahan apapun.

"Kalau untuk meminta maaf, ini nggak bisa. Ini soal prinsip, ini soal harga diri. Kalau saya nggak salah saya nggak bisa minta maaf," ujar Alifurrahman dikutip Minggu (24/9/2023).

"Mau dibayar berapapun saya enggak bisa. Apalagi cuma ratusan juta atau miliaran rupiah. Enggak bisa, ini soal harga diri, sampai mati akan saya bawa harga diri saya ini," imbuhnya.

Namun, jika diminta untuk menghapus video tersebut, Alifurrahman mengaku bersedia, asal dirinya mendapatkan bayaran yang setimpal.

"Tapi kalau soal menghapus video, ini soal transaksi biasa aja.  Yang penting ada harga, nilainya sepakat, deal, ditransfer duluan ke saya, akan saya hapus," pungkasnya.

Baca Juga: Lawan Keraguan, Edgar Xavier Marvelo Bawa Pulang Medali Perak Wushu Asian Games 2022

Load More