Masuknya Kaesang Pangarep ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengundang berbagai reaksi publik. Pasalnya Kaesang jelas menyebrang dari keluarganya yang dibesarkan di PDIP.
Soal Kaesang masuk PSI, pengamat politik menyebut bahwa pilihan partai yang dipilih putra bungsu Presiden Joko Widodo itu terlalu kecil. Kaesang disebut bisa saja masuk ke partai yang lebih besar mengingat punya nama besar sang ayah.
"Yang ramai itu kenapa? ada dua hal kenapa harus ke PSI, saya selalu mengibaratkan bahawa ibarat baju Kaesang baju yang dipakai kekecilan," ujar pengamat politik Adi Prayitno seperti dikutip dari kanal YouTube TvOne.
"Kaesang itu tokoh penting anak presiden popularitasnya sudah samapi sana, tapi kemudian bergabung dengan partai politik yang saat ini tak lolos ke senayan," imbuhnya.
Menurut Adi, jika tak mau ke PDIP Kaesang bisa saja gabung ke partai besar lain dengan popularitasnya seperti ke Gerindra mau pun Golkar.
"Ini yang menjadi perbatadan sekali pun tak nyaman ke PDIP bisa bergabung ke Gerindra atau ke Golkar, tiga partai besar yang equal dan sepadan," kata Adi.
Selain itu PSI yang sering kali bersebrangan dengan PDIP dan Ganjar Pranowo.
"Yang ramai kedua PSI yang parrai politik yang men-downgrade PDIP, men-downgrade Ganjar Pranowo, ini yang kemudian menjadi pernyataan apa Mas Kaesang tidak menjaga perasaan teman-teman PDIP?" tandasnya.
Baca Juga: Cerita Iriana Jokowi Minta Anak Lepaskan Penghina Dirinya, Kaesang: Disuruh Maafkan Sama Ibu
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini
-
Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Genjot Konversi Motor Listrik
-
7 Baju Koko Alisan untuk Tampil Gagah dan Nyaman bagi Pria saat Lebaran 2026
-
Kicak dan Lorong Sempit Kauman Penjaga Memori Kuliner Mataram Islam
-
Polres Pasaman Barat Dirikan 5 Pos Pengamanan Lebaran 2026, Layani Pemudik 24 Jam!
-
Bawa Pulang Mobil Mudik Plus Peluang Umrah Gratis? Adira Expo Berkah Ramadan Yogyakarta Solusinya
-
Perang AS-Israel vs Iran Berpotensi Meluas, Pakar Sebut Piala Dunia 2026 Pasti Ditunda
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan
-
Deretan Rekomendasi Film Korea Genre Kriminal, Tayang di Vidio!