Begabungnya Kaesang Pangarep ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut bisa bahayakan PDIP. Pasalnya Kaesang yang jadi Ketum PSI itu disebut bisa menyedot suara Jokowi di PDIP.
Hal itu dinyatkan sendiri oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari dalam perbincangannya di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored.
"Logikanya karena Pak Jokowi itu basisnya adalah PDI Perjuangan, sebagian pemilih PDI itu adalah pendukung Jokowi demikian pula sebaliknya," kata M Qodari.
"Sehingga pendukung Pak Jokowi ini kalau dia mau migrasi kemungkinan yang akan pindah itu, diluar yang belum punya partai, adalah dari PDI Perjuangan," imbunya.
Qodari juga menyatakan bahwa jika PSI bisa menjulang suara besar, maka yang dirugikan salah satunya adalah PDIP. Hal ini disebabkan bahwa PDIP dan PSI bisa jadi jadi tempat pelarian kaum nasionalis.
"Dan partai pada hari ini yang paling dianggap representasi dari rumah nasionalis adalah PDI Perjuangan," ujarnya.
"Jadi kalau misalnya nanti PSI ini nanti besar, ya kemungkinan salah stau suara yang akan turun adalah PDI Perjuangan," pungkasnya.
Qodari menegaskan bahwa Kaesang sempat menyinggung soal kaum nasionalis yang perlu begubung dengan PSI.
"Yang kedua Pak Jokowi ini adalah tokoh nasionalis, nah kan Kaesang sendiri udah ngomong tuh, nasionalis seluruh Indonesia bergabunglah," imbuhnya.
Baca Juga: Makin Akrab dengan Istilah Sepak Bola dan Dukung Timnas Indonesia, Apa itu Glut atau Quin-trick?
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Kabar Baik Datang untuk 5 Zodiak Ini pada 7 Juni 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Terjerat Narkoba, Begini Nasib ASN di Kabupaten Bekasi
-
Identitas Korban Bom Biak Masih Misteri, Tim DVI Lakukan Tes DNA pada Potongan Tubuh
-
Mengapa Turis Tiongkok hingga Singapura 'Gila-gilaan' Berburu Gunung dan Laut di Indonesia?
-
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp15 Miliar untuk Infrastruktur dan UMKM Selayar
-
Dini Hari Mencekam, Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sulawesi Utara, Cek Dampak dan Statusnya
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
15 Ton Sampah Diangkat di Sungai Cibanten, Kota Serang Waspada Ancaman Banjir