/
Sabtu, 30 September 2023 | 13:38 WIB
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni. (Suara.com/Fakhri)

Sudah hampir seminggu berlalu sejak Kaesang Pangarep resmi menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tetapi pro-kontra yang mengiringi tak kunjung berakhir. Banyak yang menilai manuver politik Kaesang membuat hubungan Presiden Joko Widodo dan PDI Perjuangan memburuk.

 

Bukan tanpa alasan, PDIP rupanya memiliki AD/ART yang mengharuskan keluarga kader berada di satu partai yang sama. Di sisi lain, isu memburuknya hubungan Jokowi dan Megawati Soekarnoputri memang sudah bergema sejak lama.

 

Desas-desus ini pun sempat dipertanyakan kepada Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni di video unggahan kanal YouTube BeritaSatu. Lewat program Obrolan Malam yang ditayangkan di BTV tersebut, Raja Juli Antoni menekankan bahwa keputusan Kaesang adalah independen dan tidak semestinya terus dikaitkan dengan statusnya sebagai anak Jokowi.

 

“Mas Kaesang juga sudah menjelaskan bahwa hubungan Pak Jokowi dan Ibu Mega itu bukan urusan Mas Kaesang,” tutur Raja Juli Antoni, dikutip pada Sabtu (30/9/2023).

 

“Mereka (Kaesang dan Jokowi) sudah beda rumah juga katanya, beda KK, ya insya Allah sama sekali nggak akan ada terjadi apa-apa. Karena ini kan pilihan demokratis, hak individu orang,” sambungnya.

Baca Juga: Bantah Diperintah, Grace Natalie Akui PSI Rajin Rayu Jokowi Agar Izinkan Kaesang Masuk Partai

 

Wakil Menteri ATR tersebut juga mengutip apa yang disampaikan Jokowi soal manuver politik sang anak bungsu yang tidak ikut bergabung dengan PDIP seperti dirinya dan Gibran Rakabuming Raka.

 

“Toh Pak Jokowi juga bilang, ‘Itu anak saya, (sudah) beda KK, tanggung jawab orang tua ketika dikasih tahu ya memberikan restu’, itu saja. Jadi relasi dengan Pak Jokowi betul-betul hanya restu ke anak yang dia sayangi, ayah dan anak, seperti halnya saya juga pernah minta restu kepada orang tua,” ungkapnya.

 

Raja Juli Antoni juga membantah isu bahwa hubungan PSI dan PDIP memburuk. Pasalnya beberapa waktu belakangan PSI diduga merapat ke koalisi Prabowo Subianto, padahal PSI adalah partai pertama yang mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Load More