Kekinian, kontrak Coach Shin diperpanjang sampai Piala Asia 2024 rampung. Begini pandangan pelatih Timnas Indonesia lainnya.
Berbincang soal sepak bola, tentunya tidak lepas dari peran pelatih atau coach. Di tangan merekalah, para pemain yang akan diterjunkan dalam setiap kejuaraan, termasuk Timnas Indonesia, memperoleh arahan, bimbingan, sampai gemblengan agar tampil menjadi yang terbaik.
Sekeren-kerennya seorang pemain bola dalam bermain, pasti tidak abai terhadap komando sang pelatih. Demikian pula dalam menerjemahkan strategi seorang coach di lapangan.
Tidak heran, bila ada kesebelasan atau tim sukses pasti pandangan juga mengarah kepada pelatih. Sekaligus sebaliknya, permainan jeblok maka sumpah serapah dialamatkan kepada para coach.
Itu sebabnya, peran pelatih tidak bisa dikesampingkan. Termasuk para coach yang bukan berasal dari negeri kita. Mereka mampu mengatasi kendala bahasa dan terus mendampingi anak-anak asuhnya untuk meraih sukses.
Sehingga saat terbetik kabar kontrak Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia Senior belum diketahui kelanjutannya, publik pencinta sepak bola ikut bertanya-tanya.
Yoo Jae-hoon yang kini menjadi pelatih kiper Timnas mendampingi Shin Tae-yong menyatakan keinginan tetap berkarir di Indonesia bila kontrak tidak diperpanjang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI.
Yoo Jae-hoon menjadi salah satu staf kepelatihan yang masuk ke PSSI dalam gelombang awal bersama Shin Tae-yong untuk melatih Timnas Indonesia dari berbagai kelompok umur.
"Saya akan tetap melatih di Indonesia. Waktu itu saya ambil kursus di Korea juga untuk melatih di Indonesia. Saya sudah jatuh cinta (dengan negara ini)," demikian papar Yoo Jae-hoon menjawab pertanyaan bila kontraknya tidak diperpanjang PSSI, seperti dikutip dari akun YouTube sport77, pada Selasa (3/10/2023).
Pertanyaan ini mencuat sehubungan kontrak Coach Shin dan para stafnya masih belum dipastikan PSSI.
Kekinian, kontrak diberikan sampai Piala Asia 2024 rampung serta menunggu hasil kompetisi itu.
Berbincang soal Yoo Jae-hoon sendiri, ia pertama kali datang ke Indonesia untuk main bersama Persipura di Liga 1 dan bertahan hingga tujuh musim. Kemudian ia juga bergabung main di berbagai klub bola Tanah Air, antara lain Bali United, Mitra Kukar, sampai Barito Putera.
Lalu seperti dikatakannya dalam wawancara, setelah tidak main bola lagi ia mengambil kursus kepelatihan sepak bola di negaranya, Korea Selatan. Lantas bergabung dengan Shin Tae Yong untuk melatih Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Punya Banderol Rp 7 M, Mengapa Pemain Gelandang Ini Tidak Dipanggil Shin Tae-yong untuk Gabung di Timnas Indonesia?
-
Meski Pun Jadi Kapten Kesebelasan dan Punya Banderol Rp 15 M, Shin Tae-yong Mungkin Tidak Mainkan Sosok Ini di Timnas Indonesia
-
Pelatih Brunei Tuduh Coach Shin Tae-yong Keluarkan Jurus Politik Identitas, Mau Buktikan di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
Banderol Rp 1 M, Bek Ini Bisa Langsung Main di Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Diterjang Abrasi, Kini Mangrove Menjadi Sumber Penghidupan
-
Podcast Tiga Dara: Wamenaker Blak-blakan, Sebut Ijazah Sudah Bukan Modal Cari Kerja!
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup