/
Kamis, 22 Desember 2022 | 16:03 WIB
Dedi Mulyadi mempertemukan Ryan Dono dan Yessy [Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel] (Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel)

Publik memberikan kritikan tajam kepada anggota DPR RI Dedi Mulyadi, lantaran dinilai tidak mempunyai kerjaan, karena sibuk membuat konten soal Yessi si sertifikat rumah.

Untuk diketahui, Yessi gagal menikah dengan Ryan Dono karena mempermasalahkan soal sertifikat rumah. Hal itu juga membuat Dedi Mulyadi ikut turun untuk mendamaikan.

Kabar gagalnya pernikahan Ryan Dono dan Yessi menjadikan keduanya saling ribut di sosial media sehingga Kang Dedi Mulyadi berinisiatif mendamaikan.

Yessi yang sempat bermasalah dengan pekerjaannya di kantor desa, akhirnya dibantu oleh Kang Dedi Mulyadi.

Namun saat Yessi kembali bekerja diantarkan Kang Dedi Mulyadi, ada perdebatan yang lumayan sengit.

Perdebatan tersebut bermula dari seorang DPD senior yang menyarankan Yessi untuk tidak bolos kerja.

Dia menginginkan supaya Yessi terus bekerja secara rutin dan tidak izin untuk keperluan yang tidak penting.

"Saran saya sebagai DPD senior, setelah kita masuk lagi, tolong jangan sampai banyak keluar, alpa," kata akun Instagram @rumpi_gosip, dikutip Kamis (22/12/2022).

"Jangan sampai entar sehari masuk dan sehari lagi tidak masuk," sambungnya.

Baca Juga: Usai Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi Selalu Buat Konten dengan Wanita Cantik: Tidak Lagi Menginspirasi

Kang Dedi Mulyadi menyarankan kepada pihak desa untuk membuatkan surat pernyataan buat Yessy.

Dia menyebut surat pernyataan tersebut harus dilengkapi dengan materai, agar berkekuatan hukum.

"Itu dituangkannya Bu Kades, bikin surat pernyataan, yang bertanda tangan di bawah ini Yessi alamat dan lainnnya," ujar Kang Dedi Mulyadi.

Dalam surat pernyataan tersebut, Kang Dedi Mulyadi mengharuskan adanya tanda tangan Yessi dan kepala desa.

Menurutnya, dalam surat pernyataan tersebut haruslah berisikan kesiapan Yessi untuk mengundurkan diri saat melakukan kesalahan.

Dia juga menegaskan, bahwa dalam surat tersebut, Yessi akan mengundurkan diri tanpa menuntut apa pun dari pihak desa.

Load More