Baru-baru ini beredar kabar berisi klaim anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menuntut Cak Nun yang sempat menyebut ayahnya Firaun.
Tak cuma satu, klaim tersebut menyebut Gibran tuntut Cak Nun dengan 5 tuntutan hukum sekaligus hingga kejang-kejang.
"TAK TERIMA BAPAKNYA DIKATAIN FIRAU, GIBRAN LAYANGKAN 5 TUNTUTAN HUKUM !! CAK NUN LANGSNG KEJANG²," tulis narasi video yang diunggah akun YouTube JENDELA NUSANTARA.
Penjelasan
Video tersebut diunggah akun YouTube JENDELA NUSANTARA dengan judul “TAK TERIMA BAPAKNYA DIKATAIN FIRAU, GIBRAN LAYANGKAN 5 TUNTUTAN HUKUM !! CAK NUN LANGSNG KEJANG²” tulis narasi unggahan tersebut.
Dalam isi video tersebut, Gibran mencari orang yang menghina Jokowi. Video yang diunggah tersebut merupakan cuplikan beberapa video yang diedit disertai dengan narasi yang salah.
Dalam video pertama ditampilkan video wawancara Gibran yang diunggah oleh KOMPAS TV pada tanggal 24 Agustus 2021.
Video tersebut diberi judul: “Muncul Mural Kritik Pemerintah di Solo, Gibran: Siapa yang Bikin Silahkan Ketemu Saya”.
Selain itu, video klarifikasi atas pernyataan Cak Nun
yang menyebut Jokowi Firaun dalam salah satu acara Maiyahan Kenduri Cinta.
Baca Juga: Ibu Ferry Irawan Soroti Hidung Venna Melinda yang Berdarah-darah: Kayak Mimisan
Video tersebut diunggah akun Youtube resmi CakNun.com yang pada tanggal 17 Januari 2023 dengan judul “Mbah Nun Kesambet”.
Setelah ramai diperbincangkan warganet, Gibran dimintai pendapat terkait cuplikan video mengenai ceramah Cak Nun tersebut.
Dilansir dari republika.co.id Gibran menyatakan bahwa dirinya dan keluarga tidak tersinggung akan pernyataan tersebut dan pihaknya sudah memaafkan Cak Nun.
Kesimpulan
Bedasarkan hasil pemeriksaan turnbackhoax.id (Jaringan Suara.com) konten video yang menyebut Gibran tuntut Cak Nun ternyata merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, Gibran menyatakan bahwa dirinya dan keluarga tidak tersinggung atas pernyataan Cak Nun yang menyebut Jokowi Firaun dan pihaknya sudah memaafkan Cak Nun.
Berita Terkait
-
Kasus Pelemparan Bus Persis Solo, Gibran Minta Polisi Tindak Tegas Para Pelaku
-
Gibran Minta Polisi Usut Kasus Pelemparan Bus Persis: Kalau Dibiarkan Terus Tak Akan Berhenti
-
Megawati 'Turun Gunung' Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang, Gibran Tak Ketinggalan
-
Pemain Persis Solo Bak-buk Pelaku Pelemparan Bus, Gibran: Saya Minta Maaf
-
Dihina Anak Karbitan dan Dinasti Tak Tahu Malu, Gibran Keluarkan Senjata 'Patrick'
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Ironi Berdarah Gajah Tesso Nilo: Dibantai di Hutan, Berakhir di Tangan Mafia Solo
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Detik-Detik Mobil APV Dihantam Batu Besar di Jalur PacitanPonorogo, Begini Nasib Pengemudi
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Berapa Harga MacBook Neo di Indonesia? Laptop Termurah Apple Akhirnya Rilis
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!