/
Jum'at, 03 Februari 2023 | 11:09 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menghadiri Ijtima Ulama Jakarta di Jakarta, Kamis (2/2/2023). ([ANTARA])

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginisiasi kegiatan Ijtima Ulama Jakarta. Ada sembilan poin rekomendasi yang dihasilkan dalam forum yang digelar di salah satu hotel di Jakarta, Kamis (2/2/2023) tersebut. 

Di antaranya menjadikan Ijtima Ulama Jakarta sebagai forum komunikasi para ulama, kiai, habaib, maupun Bu Nyai untuk menjalankan politik kebangsaan, kerakyatan, dan etika berpolitik sebagai gagasan utama dalam merawat masa depan Jakarta.

Para ulama juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah secara efektif, efisien, akuntabel, dan transparan.

Hal itu untuk mewujudkan Jakarta yang bebas banjir, macet dan polusi. Jakarta yang sehat, bersih, aman, dan nyaman serta Jakarta yang religius, manusiawi, toleran, dan berkeadaban. Selain itu, Jakarta yang cerdas, maju, makmur, adil, dan sejahtera seluruh warganya.

"Jakarta yang mempunyai good governance dengan mengikutsertakan peran masyarakat dalam pemerintahan untuk mewujudkan kultur yang madani," kata Juru Bicara Ijtima Ulama Jakarta KH Makmun Soleh.

Selain itu, pihaknya meminta Pemprov DKI Jakarta mewujudkan pemilu di DKI Jakarta yang jujur dan adil, independensi lembaga penyelenggara pemilu, dan mencegah terjadinya politik uang serta politisasi agama.

Poin lainnya adalah meminta pemerintah untuk menindak tegas restoran atau kafe di Jakarta yang menjual produk-produk makanan minuman yang diragukan kehalalannya. 

Langkahnya dengan melakukan pengawasan dan edukasi serta penegakan hukum terhadap para pengusaha kafe Jakarta yang tidak mematuhi peraturan tentang jaminan produk halal.

Ijtima Ulama Jakarta juga mendorong peningkatan peran perempuan di berbagai bidang, baik ekonomi, sosial, maupun politik. 

Baca Juga: Cak Imin Sebut Capres-Cawapres Gerindra dan PKB Akan Diumumkan Sebelum Ramadhan, Prabowo Belum Setuju?

Para ulama, khususnya dai dan daiyah yang terlibat dalam Ijtima Ulama Jakarta akan berada di garda depan dalam mengawal isu-isu kesetaran gender serta pengentasan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia menambahkan, Ijtima Ulama Jakarta memberikan mandat penuh kepada DPP PKB untuk terus memperjuangkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai pemimpin nasional periode 2024-2029.

Serta memberikan kewenangan kepada Cak Imin mengambil keputusan-keputusan yang strategis demi kebesaran PKB.

Load More