Gita Savitri atau yang lebih dikenal dengan Gitasav dan Paulus Partohap saat ini tengah jadi sorotan publik terkait pernyataan soal childfree atau tidak ingin memiliki keturunan.
Gitasav sendiri adalah influencer yang berprinsip tinggi terhadap gerakan childfree. Tak hanya pernyataan bahwa rahasia awet mudanya adalah tidak memiliki anak hingga uangnya bisa digunakan untuk botox.
Ia juga menyebut memiliki anak adalah beban untuknya. Sontak Gitasav langsung menuai banyak kecaman warganet karena opininya terkait anak dinilai terlalu berlebihan.
Dikutip dari unggahan video akun Instagram @insta_julid, lantaran hal itu Gitasav dan Paulus Partohap pun sempat ditanya mengenai kehidupan mereka di masa tua bila tak memiliki anak.
Saat diundang dalam acara yang dipandu oleh Andy F. Noya, Paulus menjelaskan bahwa tinggal di luar negeri menjadi keuntungan bila memiliki prinsip childfree lantaran banyak yang juga melakukan hal serupa. Sehingga mereka yakin akan bisa bertahan meskipun tanpa memiliki seorang anak.
"Apakah kalian sudah berpikir jauh-jauh sampai kemudian di masa tua kalian nanti? Jangan berpikir bahwa kalian bersama-sama terus, kita gak tau apa keputusan Tuhan nanti. Bisa aja di usia-usia tua salah satu di antara kalian pergi lebih dulu dan kemudian yang satu sendirian ini apakah sudah dipikirkan sejauh itu?," tanya Andy F. Noya.
Suami Gita Savitri kemudian menjawab dengan menyebut ia dan pasangannya beruntung tinggal di Jerman. Selain karena banyak pasangan yang memutuskan childfree, ia juga melihat banyak orangtua di usia 70-80 masih mandiri.
"Kalau aku sendiri untungnya karna tinggal di sini kita melihat banyak contoh dari orang-orang tau disekitar kita itu kayak mereka sampai umur 70-80 mereka masih hidup mandiri dan kayak mereka masih bisa sendiri gitu," kata suami Gitasav menjawab pertanyaan tersebut.
"Jadi pemikiran-pemikiran kayak nanti siapa yang ngurus, nanti kamu kesepian, aku ngeliat contoh dari orang-orang dilingkungan sekitar ku disini mereka kayak masih bisa survive aja," imbuhnya.
Baca Juga: Perjuangan Anak Belikan Ambulance untuk Ayah yang Derita Kangker Viral, Gita Savitri Kena Sentil
Paulus Partohap juga menyebut ia dan Gita masih bisa mengeksplore kebahagiaan mereka masing-masing ketika salah satu dari mereka meninggal dunia.
"Jadi membuat aku mungkin pilihan ini gak buruk walaupun nanti Gita meninggal atau mungkin aku yang meninggal duluan ya kita udah explore kebahagian-kebahagian dari mana yang bisa kita dapet," sambungnya.
Hal tersebut pula yang membuat mereka tetap ingin tinggal di luar negeri hingga tua nanti.
"Karna kita pindah ke Eropa itu di saat kita umur 18 dan kalau dari background kami umur 18 itu masih bocah banget, jadi akhirnya kita kayak banyak banget menyerap nilai-nilai sini gitu. Jadi kita punya orientasinya nanti kita bahkan sampai tua pun pinginnya di sini. Cuma ternyatakan politik tidak stabil ya, aku mencoba tetap punya preferensi," ungkap Gitasav.
Melihat video tersebut, tak sedikit dari netizen yang kemudian memberikan berbagai responnya dalam unggahan itu.
"Kerja capek² sampe ke luar negri pingin kaya, IYA, Pingin sukses PASTI, setelah semua keinginan tercapai di umur 50 terus duduk manis di dlm rumah liat kanan kiri serba ada dan berkecukupan , otomatis otak berpikir " kerja cape² nyariin buat siapa?, Gk ada yg ngabisin, gk ada suara Buk Beliin motor, Buk pingin Jajan ... (emoji sedih)," @cuit @d****k_
Berita Terkait
-
Perjuangan Anak Belikan Ambulance untuk Ayah yang Derita Kangker Viral, Gita Savitri Kena Sentil
-
Tanggapan Kiky Saputri Soal Prinsip Childfree Gita Savitri Tak Terduga: Pusing Gonta Ganti Gaya Bikin Anak
-
Gembar-gembor Childfree, Jejak Digital Gita Savitri Terbongkar, Ternyata Ngarep Punya 2 Anak
-
Bantah Gita Savitri, Melaney Ricardo Sebut Anak Obat Mujarab
-
Gita Savitri Sebut Punya Anak Bikin Stres, Netizen: Semoga Mandul
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'