/
Rabu, 22 Februari 2023 | 11:35 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma sujud di depan guru SLB. [Instagram]

Aksi Menteri Sosial (Menosos) Tri Rismaharini sujud di hadapan guru SLB Negeri A Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/2/2023) siang hingga kini masih menyita perhatian publik. 

Risma sujud di depan guru SLB saat didesak soal janji hibah lahan oleh jajaran pengajar di SLB tersebut. Aksi sujud Risma dilakukan saat salah satu pengajar yang merupakan penyandang disabilitas tuna netra membeberkan alasan mereka menagih hibah lahan.

Dalam video tersebut, pengajar disabilitas itu memastikan perjuangan yang mereka lakukan bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kepentingan masing-masing mereka.

"Kita juga bukan untuk kepentingan pribadi bu," ujar pengajar disabilitas itu dikutip dari akun Instagram @undercover.id.

"Makanya bu, kata saya kita berbagi," jawab Risma merespon pernyataan pengajar disabilitas itu.

"Tapi tolong direalisasikan [janji hibah lahan]," kata pengajar itu menimpali perkataan mantan Wali Kota Surabaya itu.

"Saya sujud," ujar Risma kemudian langsung sujud ke kaki pengajar disabilitas tersebut.

Risma kemudian langsung dibangkitkan oleh salah satu staf Kemensos yang mendampingi kunjungan kerjanya. Sementara, pengajar itu terus berbicara.

"Jangan begitu ibu," kata pengajar itu, "Bukan seperti ini maksudnya," ujar pengajar tersebut sambil menangis.

Baca Juga: Tak Tersentuh oleh Aksi Mensos Risma yang Sujud saat Ditagih Janji Hibah, Netizen: Masyarakat Butuh Solusi dan Bukti!

Risma kemudian menimpali pernyataan pengajar disabilitas itu dengan menyebut apa yang dikatakannya disaksikan Allah.

"Ibu dengerin, tadi saya bilang ini saya disaksikan Gusti Allah," timpal Risma.

Salah satu pengajar bernama Tri yang kembali membahas soal hibah lahan membuat suasana semakin memanas.

"Kami pikirkan anak-anak," ujar Tri dalam video tersebut.
"Sama," ucap Risma menimpali.

Risma kemudian meminta pihak sekolah jangan hanya berfikir terkait hibah lahan saja. Ia menyarankan pihak sekoah memikirkan setelah siswa lulus harus bekerja apa dan di mana.

Ia juga berharap kawasan Wyata Guna bisa dimanfaatkan seluruhnya oleh para penyandang disabilitas. Usai memberi penjelasan panjang lebar, masih ada juga yang menyanggah pernyataan Risma. 

Load More