/
Kamis, 23 Februari 2023 | 15:33 WIB
Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy. ([Dok. PDIP])

Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan pidato kontroversi Megawati Soekarnoputri mengenai ibu-ibu gemar ke pengajian yang berujung pelaporan ke Komnas Perempuan, tidak ada tendensi untuk melecehkan.

FX Rudy menegaskan ungkapan Megawati tersebut tidak berarti bahwa para ibu dilarang mendatangi pengajian. Pasalnya, Megawati sendiri adalah muslimah.

"Nggak ada maksud pelecehan, melarang itu nggak. Wong ibu juga Muslim kok," katanya, Kamis (23/2/2023), dikutip dari wartaekonomi.co.id--jejaring Suara.com.

Disinggung soal pelaporan Koalisi Pegiat HAM Jogja yang melaporkan Megawati ke Komnas Perempuan, FX Rudy mengatakan hal tersebut sah-sah saja lantaran merupakan hak warga.

"Kalau dilaporkan itu hak warga negara untuk menyampaikan pendapatnya. Nggak ada masalah, sah-sah saja," katanya.

FX Rudy menilai, tujuan sebenarnya dari pidato Megawati tersebut agar ibu-ibu ingat untuk mengurus anak mereka demi mengatasi stunting.

"Kalau menurut saya, ibu itu tujuannya kan untuk mengatasi stunting itu loh. Jadi diminta untuk ibu-ibu itu konsentrasi itu tujuan utamanya. Beliau kan juga menyampaikan minta maaf atas contoh hal-hal yang diucapkan sebelumnya," kata Rudy.

FX Rudy menegaskan bahwa pernyataan dari Megawati tidak ada unsur merendahkan. Bahkan, ia menyebut tidak ada tendensi secara agama. 

"Nggak ada maksud melecehkan, nggak ada. Kalau melecehkan di mana? Nggak ada tendensi yang lain menurut saya," katanya.

Baca Juga: Soal Pengumuman Capres PDIP, Hasto: Kewenangan Megawati

FX Rudy juga mengatakan ketua umum PDIP tersebut sangat berkonsentrasi dalam menangani stunting. Bahkan hal tersebut juga sempat disinggung ketika HUT PDIP beberapa waktu lalu. 

"Ya program ketua umum memang mencegah stunting ini, pokoknya kita diminta kerja untuk mencegah stunting dan mengatasi anak stunting dimulai dari ibu hamil. Kalau yang sudah telanjur stunting itu harus kita genjot makanan tambahan itu," kata FX Rudy.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More