"Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, sikap kami muncul setelah Israel dipastikan lolos kualifikasi," tulisnya melanjutkan.
"Dengan berharap agar bisa dicari solusi yang terbaik, salah satunya dengan memindahkan pertandingan Israel di negara terdekat," tulisnya melanjutkan.
"Sehingga U-20 tetap bisa diselenggarakan di Indonesia minus Israel," tulisnya menandaskan.
Postingan PDI Perjuangan itu dibanjiri komentar warganet pecinta sepak bola yang merasa kesal atas fakta yang menunjukkan bahwa Indonesia terlanjur gagal jadi tuan rumah.
"Waktunya untuk mencuci tangan," tulis akun @belanjanow dalam kolom komentar.
"2024 tanpa banteng," tulis akun @ekobudiks_ ikut berkomentar.
"Mana sempat keburu telat," tulis akun @frederickz_ menimpali.
"Anda diam akan lebih baik," kata akun @ade_kalenk.
"Gua tandai pokonya 2024," ungkap akun @bkrystalg10.
"Berakhirnya masa kejayaan banteng," ujar akun @rianfery_23.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Padahal Sudah Siapkan Banyak Stadion
-
Buya Yahya Soal Pro Kontra Penolakan Israel di Piala Dunia U-20: Tunjukan Kita Peduli Kepada Sesama
-
Bikin Ganjar Pranowo Diusir ke Palestina, Pencoretan Indonesia dari Piala Dunia U-20 Bisa Picu Perpecahan?
-
FIFA Cabut Status Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Waketum PSSI: Jangan Sampai Kena Sanksi Berat
-
Bukan Salah FIFA, Sudjiwo Tedjo sebut Ini Biang Kerok Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri