/
Jum'at, 14 April 2023 | 15:23 WIB
TikToker Awbimax yang dilaporkan ke polisi gara-gara kritik Lampung (Instagram/@sisitrangofficial)

TikToker Awbimax Reborn jadi sorotan pasca unggah video dirinya memberikan kritik pedas terkait kondisi tanah kelahirannya, Lampung

Akun Tiktok Awbimax Reborn dimiliki oleh mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Australia, Bima. Pada video yang viral itu, Bima memberikan sejumlah kritik pada Lampung. 

"Aku berasal dari provinsi ini Dajjal (sembari menunjuk tulisan Lampung)," katanya di awal video. 

Video itu diberi judul, 'Alasan Lampung Gak maju-maju' oleh Bima dan jadi viral di media sosial.

Bima menyoroti banyak hal soal bobroknya provinsi Lampung. Bima misalnya menyebut bagaimana infrastruktur Lampung sangat buruk. 

"Ini di Lampung banyak sekali proyek yang mangkrak. Contohnya Kota Baru dari jaman gue SD sampai sekarang, tidak pernah ada dengar kabar lagi," ungkapnya. 

Selain itu, Bima juga memberikan kritik pedas soal maraknya kasus korupsi di Lampung. Menurut dia, salah satu penyebabnya adalah masih maraknya korupsi di dalam birokrasi pemerintahan Lampung.

Video Bima ini kemudian membuatnya dilaporkan pihak kepolisian. Ialah advokat yang bernama Ginda Ansori Wayka malah melaporkan Bima ke Polda Lampung. 

Ia menilai, semua yang diungkapkan Bima dalam video TikToknya telah memperburuk citra Provinsi Lampung dan menyudutkan provinsi itu.

Baca Juga: Gadis Berparas Cantik yang Viral Ternyata Bukan Pelaku Maling Motor, Ia Terpengaruh Pil Koplo

Kekinian Bima pada unggahan di akun Instaram dan Tiktok miliknya mengungkap imbas dari video tersebut membuat keluarganya sempat didatangi pihak kepolisian. 

Pada unggahan video itu, Bima menyebut pihak kepolisian meminta ijazah dirinya. Selain itu, keluarganya disebut Bima sudah diprofiling oleh pihak kepolisian. 

"Today, keluarga gua kena intervensi dan mereka melakukan profiling. Mencoba mencari-cari kesalahan gue dan memaksa untuk bungkam dengan kebobrokan yang ada," ujar Bima pada unggahan akun Tiktok miliknya. 

Video ini pun membuat geram publik. Netizen menyayangkan jika kondisi ini dialami Bima dan anggap negara ini seperti otoriter kepada rakyatnya. 

"Ini lebih otoriter parah dari pempus sih klo menurut gw, pempus aja ga sampe segitunya yg gw kira. Dengan sikap mereka yg kyk gini malah semakin banyak yg dicurigain dari mereka dan seakan2 adq yg di tutup2in. Otoriter dan anti kritik," komentar salah satu akun. 

"emng rusak nih negara," sambung akun lainnya. 

Load More