Kakak Ken Admiral, Dinda Shafay berharap AKBP Achiruddin Hasibuan alias AH dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut. AKBP AH adalah ayah dari Aditya Hasibuan, tersangka penganiayaan Ken Admiral.
"Kasus di bungkam 4 bulan lebih lamanya dan karna bantuan mas azmi, pak Kapolri, dan juga Polda Sumut, saya gatau harus mengucapkan terima kasih seperti apa lagi," tulis Dinda pada postingan Instastory akun Instagram miliknya.
"3 bulan saya nangis nggak berhenti dan saya harap dengan naiknya kasus ini maka tangnisan kami sekeluarga juga berhenti," harap wanita yang juga berprofesi sebagai selebgram tersebut.
Pada postingan Instastory yang lain, Dinda huga berharap AKBP AH dicopot dari jabatannya. Menurut Dinda, apa yang dilakukan AKBP AH dengan membiarkan sang anak Aditya Hasibuan menganiaya adiknya bukan tindakan terpuji.
"Saya berharap status AKBP Achiruddin Hasibuan benar benar dicopot dari jatabannya bukan hanya di non (Non Job) seperti ucapan yang di press release hari ini di Polda Sumut,"
Kasus ini viral usai beredar video aksi penganiayaan sadis yang dilakukan Aditya Hasibuan kepada adik Dinda Shafay. Dalam video yang dibagikan akun Twitter @mazzini_gsp terlihat Aditya berkali-kali membenturkan kepala Ken ke tanah.
"Aditya Hasibuan anak Kompol Abdul Rahman melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral seorang mahasiswa," tulis narasi pada video yang diunggah akun Twitter @mazzini_gsp.
Di narasi juga disebutkan bahwa ayah dari Aditya Hasibuan, AKBP Achiruddin Hasibuan juga sempat mengancam korban saat dimintai ganti rugi.
Sudah mengalami kerugian saat korban menagih ganti rugi ke rumahnya, Kompol Abdul Rahman malah menyuruh seseorang untuk mengambil senjata laras panjang,"
Baca Juga: Viral, Detik-detik Bibir Putri Iis Dahlia Dicium Ayah Sambung Setelah Sungkem: Kok Boleh Sih?
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati