/
Kamis, 04 Mei 2023 | 20:43 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menhan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi. ([ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay])

Sebanyak 43,6 persen atau mayoritas publik meyakini Presiden Joko Widodo akan menjatuhkan dukungan atau endorsement-nya terkait capres 2024 kepada Prabowo Subianto.

Hal itu berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan Lembaga Survei Nasional (LSN). Survei tersebut dilakukan pada periode 25 April hingga 2 Mei 2023 pada 34 provinsi di seluruh Indonesia.

"Kendati PDI Perjuangan telah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres, Jokowi kelihatannya memandang Prabowo lebih cocok untuk menggantikan dirinya sekaligus melanjutkan program-program nasionalnya yang belum tuntas," ujar Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry, Kamis (4/5/2023).

Populasi survei tersebut merupakan WNI yang telah berusia 17 tahun dan memiliki KTP. 

Dalam survei ini terdapat 1.230 responden, diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis, margin of error +/- 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara via telepon.

Para responden diajukan pertanyaan, "menurut keyakinan Anda siapakah dari sekian banyak tokoh nasional yang ada saat ini yang akan memperoleh endorsement dari Presiden Jokowi untuk menjadi calon presiden periode 2024-2029?". Sebanyak 43,6 persen menyebut nama Prabowo Subianto.

Di sisi lain, Ganjar Pranowo yang telah dideklarasikan sebagai capres PDI Perjuangan hanya disebut oleh 32,3 persen responden. 

Sementara tokoh-tokoh lain yang di mata publik juga ada kemungkinan mendapat endorsement dari Jokowi diantaranya Erick Thohir 8,5 persen, Mahfud MD 5,2 persen dan Airlangga Hartarto 1,2 persen.

Baca Juga: Jokowi Akui Tak Undang NasDem Pertemuan Parpol Koalisi Pemerintah di Istana, Singgung Koalisi Perubahan

Adapun kemungkinan endorsement Jokowi kepada Prabowo Subianto bukannya tanpa alasan. 

Ketika LSN menanyakan kepada responden, "siapakah yang akan dipilih sebagai Presiden jika pilpres dilaksanakan saat ini?". Hasilnya, sebanyak 31,8 persen memilih nama Prabowo.

Menurut Gema, elektabilitas Prabowo unggul jauh dari Ganjar Pranowo 18,6 persen dan Anies Baswedan 18,2 persen. 

Begitu pula ketika LSN membuat simulasi jika pilpres hanya diikuti oleh tiga capres saja, yakni Prabowo, Ganjar dan Anies.

"Ketua Umum Partai Gerindra itu semakin leading jauh atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Prabowo dipilih oleh 36,5 persen, Ganjar 25,8 persen dan Anies 24,6 persen," ucapnya.

Load More