Beredar video dengan narasi yang sebutkan markas besar Partai Komunis Indonesia (PKI) berhasil ditemukan oleh aparat kepolisian bersama organisasi Muhammadiyah.
"GEGER MUHAMMADIYAH GANDENG KAPOLRI...SERBU MRKAS P.K..1," tulis judul pada video unggahan akun Youtube POLITISI NEWS.
Pengunggah video juga menampilkan thumbnail dan narasi yang sama pada judul video.
"Geger! Polri berhasil temukan markas berkumpulnya PKI. Muhamadiyah kehilangan sabar gandeng Polri serbu markas besar PKI," tulis narasi pada thumbnail.
Pada thumbnail terdapat foto Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan juga seorang pria berkaos merah dengan logo palu arit sedang ditangkap polisi.
Kesimpulan:
Video berdurasi 10 menit 19 detik tersebut memuat informasi pada judul dan narasi yang keliru dan menyesatkan.
Di awal video, narator justru membacakan ulang pemberitaan media perihal ditangkapnya Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin yang memposting ancaman kepada warga Muhammadiyah.
Video juga hanya berisi cuplikan klip salah satu acara talk show tv swasta yang membahas perihal kasus Andi Pangerang Hasanuddin.
Dari awal hingga akhir video tidak ditemukan fakta valid bahwa Polri menemukan markas besar PKI.
Faktanya, Partai Komunis Indonesia (PKI) telah ditetapkan sebagai partai terlarang di Indonesia sesuai dengan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966. Hingga saat ini aturan hukum tersebut masih berlaku.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, video dengan narasi yang sebutkan Polri temukan markas besar PKI adalah jenis konten HOAX.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: FIFA Coret Israel dari Piala Dunia U-20, Presiden Argentina ke Jakarta Demi Loloskan Indonesia, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Pengacara Kondang Hotman Paris Meninggal Dunia, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Breaking News! Prabowo Subianto Ditendang dari Kabinet Kerja, Nasibnya Berakhir Mengenaskan
-
CEK FAKTA: Ari Wibowo Mualaf Usai Cerai dengan Inge Anugrah, Langsung Foto dengan Gus Miftah dan Ustaz Abdul Somad
-
Cek Fakta: KPK Bikin Anies Baswedan Gagal Nyapres, Surya Paloh Ngamuk Menangis Histeris, Benarkah?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa
-
Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan
-
Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan
-
Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara
-
Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite
-
Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara