Bus pariwisata yang berasal dari Tangerang Selatan pada Minggu (7/5) mengalami kecelakaan di salah satu objek wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah itu tiba-tiba meluncur dan jatuh ke dalam jurang.
Informasi yang beredar, bus nahas itu bisa meluncur disebabkan karena keisengan anak kecil yang mengangkat rem tangan bus. Namun kebenaran informasi tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk saat ini terkait informasi tersebut (dugaan anak kecil angkat tuas rem) sedang kami dalami,” ungkap Kapolres Tegal AKBP Mohammad Sajarod Zakun yang dikutip dari youtube KompasTV.
“Apakah betul atau tidak ada anak kecil yang memainkan rem tangan,” sambung AKBP Sajarod.
Namun menurut keterangan kepolisian, saat bus meluncur ke arah jurang diketahui sopir dan kernet tidak berada di dalam bus.
“Berawal Ketika bus ini terparkir di lokasi area parkir salah satu objek wisata di Guci ya yang mana sudah diganjal dan kendaraan sudah berhenti menggunakan rem tangan otomatis kendaraan tersebut tidak bisa bergerak,” ungkap AKBP Mohammad Sajarod.
“Seketika kenek bus tersebut melakukan memanasi atau menghidupkan kendaraan tersebut, beberapa penumpang sejumlah 37 tadi naik ya dan sopir termasuk kenek sedang menunggu diluar ya Namun ternyata kendaraan tersebut berjalan ya meluncur dari atas menuju kebawah,” lanjutnya.
Bus pariwisata yang mengangkut peziarah dari Tangerang Selatang ini merupakan bus dari PO Duta Wisata bermerek Hino dengan Nompol B- 7260- OGA.
Akibat kecelakaan ini dua orang tewas dan 35 orang luka- luka.
Berita Terkait
-
Kecelakaan di Tol Lampung, Toyota Innova Seruduk Bagian Belakang Truk, Dua Orang Meninggal
-
Ini Penyebab Bus Sering Alami Rem Blong di Turunan
-
Benyamin Davnie Bertolak ke Guci Tegal, Pastikan Kondisi Korban Bus Rombongan Peziarah yang Masuk Jurang
-
Bus Rombongan Peziarah Asal Tangsel Masuk ke Jurang di Guci Tegal
-
Bus Rombongan Peziarah Warga Tangsel Masuk ke Jurang di Guci Tegal
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang