Seorang remaja asal Sukabumi yang diketahui merupakan siswa dari Madrasah Tsanawiyah menyebarkan pesan suara atau voice note story WhatsApp yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW.
Menurut informasi pihak kepolisian dari remaja 14 tahun itu bahwa motifnya melakukan hal tersebut hanya untuk lucu-lucuan.
"Memang dari pengakuan dia, dia iseng untuk lucu-lucuan. Tapi ini untuk pembelajaran kita semuanya buat anak-anak juga, orang tua harus turut peduli. Jangan dianggap lucu, itu akan menjadi malapetaka," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo seperti dikutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com
Saat ini remaja 14 tahun itu menurut pihak kepolisian berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH). Pihak kepolisian juga menyebut bahwa orang tua remaja itu memilih menitipkan anaknya ke Polres Sukabumi Kota.
Ari menegaskan pihaknya akan menyelesaikan perkara ini dengan ketentuan dan aturan yang belaku. Meski demikian, terduga ABH penghina Nabi Muhammad tak dilakukan penahanan namun tetap diamankan polisi.
"Kita sudah sesuai proses yang berlaku, intinya sekarang bapaknya memberikan pernyataan untuk menitipkan anaknya di sini, kita nggak tahan, supaya aman," jelasnya.
"Kita amankan di polres, ditemani orang tuanya, karena dapat info dia ada yang mau memukuli, (pengamanan) itu kita menjaga juga," ungkapnya.
Sebelumnya, beredar rekaman bahwa remaja itu berbicara seolah sedang berpesta minuman keras dan melakukan hubungan badan bersama Nabi Muhammad SAW beserta 25 Nabi lainnya, kemudian terduga itu juga mengaku sebagai adik Dajjal.
Berita Terkait
-
Remaja Putri di Kota Bandung Diduga Diculik Mantan Pacar, Aksi Pelaku Terekam CCTV
-
Geger Predator Seks Berkedok Guru Ngaji di Sukabumi, Polisi Buka Posko Pengaduan
-
Korban TPPO Asal Cimahi Akhirnya Bisa Keluar dari Myanmar, Begini Cerita Pembebasannya
-
Bujuk Rayu Pacar Bikin Wanita Asal Sukabumi Jadi Operator Judi Online di Kamboja: Bekerja Tanpa Gaji
-
Duit Menipis, Lina Mukherjee Kelimpungan Tagih Utang Ratusan Juta Usai Kasus Makan Babi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah