Beredar video dengan narasi yang menyebutkan ketum Partai Nasdem, Surya Paloh menyesal mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.
"MAMPUS! SURYA PALOH NYESEL USUNG ANIES? PANIK DIBUANG SIMPATISAN JOKOWI NASDEM TAKUT DITINGGALKAN," tulis judul video yang diunggah akun Youtube TV Jurnal.
Pengunggah video juga menampilkan thumnail dilengkapi narasi yang sama dengan judul video.
"Nasdem ketar-ketir. Paloh Panik, Takut Ditinggal Pendukung Jokowi," tulis narasi pada thumbnail.
Di thumbnail terdapat foto Presiden Jokowi, ketum Nasdem, Surya Paloh dan capres Anies Baswedan.
Penelusuran:
Video berdurasi 11 menit 49 detik tersebut tidak memuat fakta valid seperti yang tertulis pada judul dan narasi di thumbnail.
Di awal video, pengunggah memunculkan potongan klip wawancara Surya Paloh terkait dukungan Nasdem kepada Anies Baswedan.
Pada potongan klip itu, Surya Paloh menyindir pihak-pihak yang mengurusi internal Nasdem karena memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.
"Surya Paloh mulai panik ditinggalkan pendukung Jokowi dikutip dari Sewordotcom," kata narator di dalam video tersebut.
Tidak ada informasi valid dan terverifikasi bahwa Surya Paloh sebagai ketum Nasdem meninggalkan Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024.
Hingga akhir video, tidak ada informasi yang disampaikan pengunggah video bahwa Anies Baswedan ditinggalkan Surya Paloh lantaran Nasdem panik ditinggalkan pendukung Jokowi.
Kesimpulan:
Dari hasil penelusuran, video dengan narasi yang sebutkan bahwa Anies Baswedan oleh Surya Paloh karena takut ditinggalkan pendukung Jokowi adalah jenis konten HOAX.
Berita Terkait
-
Andai Anies Baswedan Duet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Bakal Terjadi Tsunami Politik Paling Dahsyat
-
Hadir Perdana, Jokowi Beri Sapaan Khusus untuk Tiga Pemimpin Negara Saat Buka KTT ke-42 ASEAN
-
Indonesia Diminta Manfaatkan Momen KTT ASEAN untuk Promosikan Ekonomi Syariah
-
Perang Sengit Luhut vs Anies soal Subsidi Mobil Listrik: Tantang Datang ke Kantor!
-
Transaksional Atau Naturalisasi? Disebut Jadi Dua Skema Sandiaga Uno Dekati PKS Agar Jadi Cawapres Anies
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Pengusaha Kopi Dikhianati Menantu Sendiri, Rp4,7 Miliar Raib, Diduga Mengalir ke Wanita Lain
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Kopdes Mulai Berjalan, Pemerintah Resmi Moratorium Izin Alfamart dan Indomaret
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?