/
Kamis, 11 Mei 2023 | 13:14 WIB
Pesilat Indonesia Safira Dwi Meilani gagal meraih medali emas pada SEA Games 2023.

Tuan rumah SEA Games 2023 Kamboja mencatatkan banyak kontroversial di sejumlah pertandingan cabang olahraga. Tak hanya itu, sebagai tuan rumah persiapan Kamboja juga mendatangkan banyak kritik pedas dari negara peserta SEA Games 2023 termasuk Indonesia. 

Kontroversial pertama dilakukan Kamboja di cabang olahraga (cabor) bulutangkis. Kamboja membuat keputusan aneh dengan melarang ganda campuran Indonesia untuk bermain. 

Dalam aturan yang dibuat, Kamboja hanya memperbolehkan negara non-unggulan saja yang berpartisipasi pada ajang bulu tangkis sektor campuran.

Kontroversi kedua, demi medali emas di cabang bulutangkis, Kamboja diduga mendatangkan pebulutangkis ilegal asal Cina. 

Salah satu pebulutangkis Kamboja bernama Chourng Meng ini diduga merupakan atlet Zhoung Meng yang merupakan jebolan dari Kejuaraan Dunia Junior BWF 2019. 

Hal ini jadi masalah dan kontroversial karena jika Zhoung Meng berpindah menjadi warga Kamboja, identitasnya di laman resmi BWF juga harus berubah. 

"But with Zhou Meng she literally got a new BWF page with new name , new nationality and new birthdate," cuit netizen di Twitter. 

Kontroversi ketiga, Kamboja juga jadi sorotan setelah dugaan kecurangan di cabor pencak silat. Pendekar asal Indonesia, Bayu Lesmana dipaksa mundur atau kalah WO saat berhadapan dengan atlet tuan rumah. 

Kontroversi keempat, dugaan kecurangan tuan rumah sendiri terjadi di final pencak silat putri. Pesilat Safira Dwi Meilani diputuskan harus walk out karena dianggap tak bisa melanjutkan pertandingan saat menghadapi perwakilan Kamboja.

Baca Juga: Akal Bulus Kamboja di SEA Games 2023 Dibongkar Netizen Indonesia, Pakai Pebulutangkis Cina Demi Medali Emas

Lewat banding, akhirnya Safira berhasil merebut medali emas di Women's Tanding Class B. 

Selanjutnya kontroversi kelima, Kamboja terapkan aturan aneh bahwa tim peserta dilarang menyapu bersih medali di satu cabor yang dipertandingkan. 

Di aturan aneh ini, Indonesia lagi-lagi jadi korban. Indonesia menyapu bersih medali cabor balap sepeda nomor Cross Country Olympic (XCO) putra namun medali perunggu milik Ihza Muhammad yang meraih posisi ketiga harus diserahkan kepada atlet Kamboja, Khim Menglong yang meraih posisi keempat. 

Terakhir kontroversi keenam Kamboja ialah menambah dua olahraga tambahan. Cabor tambahan itu merupakan olahraga tradisional Kamboja yang membuat mereka dipastikan meraih medai emas. 

Kamboja menambah cabor Kun Bokator dalam SEA Games 2023 pada 5-17 Mei 2023.

Load More