Pencak silat yang menjadi salah satu Cabang Olahraga (Cabor) di ajang SEA Games yang kerap dijadikan andalan meraih banyak medali bagi Indonesia.
Cabor pencak silat Indonesia belakangan viral di media sosial lantaran beberapa hal yang kurang mengenakan terjadi di SEA Games Kamboja.
Dalam ajang olahraga tingkat asia itu, atlet pencak silat Indonesia dipaksa walkout (WO) hingga tantangan baku hantam pelatih pencak silat Vietnam terhadap pelatih silat Indonesia.
Meski demikian, baru-baru ini beredar kabar pencak silat Indonesia berhasil melumpuhkan pelatih silat Vietnam yang angkuh.
Hal tersebut terungkap melalui kanal youtube Kapten dengan judul 'Di Hadapan Kamboja, Indonesia Buat Pelatih Vietnam Keok || Pencak Silat SEA Games 2023' tulis keterangan video yang hingga kini sudah ditonton lebih dari 353 ribu kali itu.
Sementara, pada thumbnail video yang diunggah pada (13/5/2023) dengan durasi 8 menit 12 detik itu dituliskan 'Bikin Kamboja Melongo. Indonesia Habisi Pelatih Vietnam Sampai Begini'
Lantas benarkag pencak silat Indonesia di SEA Games 2023 buat Pelatih Vietnam keok hingga membuat Kamboja melongo? Mari kita simak penjelasan lengkapnya.
Penjelasan Cek Fakta
Usai menyeksikan video tersebut hingga akhir, narator dalam video menjelaskan bagaimana insiden baku hantam hampir terjadi saat pelatih Vietnam menantang Indonesia.
Baca Juga: Cek Fakta: Debut di Final SEA Games 2023, PSSI Resmi Panggil Pemain Keturunan Demi Hajar Thailand
Narator dalam video tersebut juga membahas perjalanan tuan rumah Kamboja yang harus terhenti karena Indonesia lolos ke semifinal.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan cek fakta di atas tidak ada keterangan yang menyatakan pelatih Vietnam keok hingga membuat tuan rumah Kamboja melongo akan hal itu.
Judul serta thumbnail video tersebut tak sesuai dengan isi video karenanya keebenaran video tersebut tak bisa dipertanggungjawabkan alias hoaks.
Tag
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Debut di Final SEA Games 2023, PSSI Resmi Panggil Pemain Keturunan Demi Hajar Thailand
-
Trending! Aksi Tukang Cukur Pangkas Rambut Pelanggan di Stadion Saat Timnas Indonesia Tanding di SEA Games 2023
-
Cek Fakta: Kabar Duka Timnas Indonesia Jelang Final SEA Games 2023, PSSI Turut Berduka Cita, Benarkah?
-
Momen Haru Tim Bulutangkis Indonesia Persembahkan Emas SEA Games 2023 untuk Mendiang Syabda Perkasa
-
6 Aksi Culas Kamboja Demi Juara Umum SEA Games 2023: Pakai Atlet Ilegal hingga Kecurangan Cabor Silat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung