Mantan ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrim gunakan analogi perseteruan antara Manchester United vs Manchester City di Liga Inggris untuk merespons cuitan Said Didu perihal sistem pemilu yang saat ini sedang disidangkan Mahkamah Konstitusi (MK).
Pada cuitannya Minggu 28 Mei 2023, Said Didu menuliskan bahwa ia mendapat informasi bahwa MK sudah memutuskan bahwa sistem pemilu akan dilaksanakan dengan sistem tertutup.
"Saya dapat informasi bhw hakim MK @officialMKRI sdh memutuskan bhw sistem pileg akan dilaksanakan dg sistem tertutup dg perbandingan 6:3. Pemilu akan ditunda ? Apakah info yg saya dapat ini betul ? Mhn perkenan cek kebenaran info tsb," cuit Said Didu.
Anas Urbaningrum kemudian membalas cuitan itu dengan analogi perseteruan antara Manchester United dengan Manchester City.
"Ini khas (Mpok) Siti. Bilangnya dapat info, lalu diumumkan kpd publik Manchester, tapi kemudian masih minta konfirmasi," buka Anas.
"Gaya tetangga berisik. Untung publik Old Trafford sdh terlatih tenang, sabar dan tahan provokasi. (Mpok) Siti memang juara, tapi mental juaranya belum terbangun penuh," tambah Anas Urbaningrum.
Lebih lanjut, Anas Urbaningrum kemudian menganalogikan bahwa elit dan masyakat cerdas untuk mendukung sistem pemilu proposional.
"Elit dan rakyat di Old Trafford adalah pendukung setia sistem proporsional terbuka yg lebih demokratis dan memposisikan rakyat sbg subyek penentu siapa yg duduk di kursi legislatif," sambungnya.
Sementara itu, Mahkamah Konstitusi buka suara terkait isu kebocoran hasil putusan terkait sistem pemilu. Di mana sosok Denny Indrayana menyebut MK bakal memutuskan sistem pemilu kembali ke proporsional tertutup.
Informasi itu disampaikan Denny Indrayana melalu akun Instagramnya. Bahkan eks Wakil Menkopolhukam periode 2011-2014 itu, putusan itu berdasarkan hasil 6 berbanding 3 hakim menyatakan dissenting opinion.
Merespons informasi itu, Juru Bicara MK Fajar Laksono membantah dugaan kebocoran informasi putusan perkara Nomor: 114/PUU-XX/2022 terkait gugatan terhadap sistem proporsional terbuka pada UU Pemilu.
“Dibahas saja belum,” ujar Fajar sebagaimana dilansir Antara
Tag
Berita Terkait
-
Guardiola: Man City Kelelahan Mental Jelang Hadapi Manchester United di Final Piala FA
-
Tiga Pertanyaan Besar SBY Ke MK Menyoal Sistem Pemilu
-
Mantapkan Konsolidasi Pemilu 2024, Golkar Kumpulkan Para Elite Di Rakernas Pekan Depan
-
Hasil Liga Inggris: Tekuk Fulham di Pekan Terakhir, Manchester United Finis Peringkat Tiga
-
Siap-siap Ke Masa Orba, MK Disebut Segera Putuskan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca