Masih ingat dengan pengacara bernama Kamaruddin Simanjuntak? Ya dia adalah pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat alis Brigadir J, korban pembunuhan berencana Ferdy Sambo Cs.
Saat ini Kamarudin Simanjuntak rupanya sedang menangani kasus serupa Brigadir J, yakni kasus tewasnya anggota polisi bernama Bripka Arfan Saragih alias Bripka AS.
Menurut pihak keluarga, Bripka AS meninggal dunia bukan karena bunuh diri seperti yang ramai diberitakan beberapa waktu terakhir ini.
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa kasus tewasnya Bripka AS tak mengalami kemajuan di Sumatera Utara. Ia pun meminta Mabes Polri untuk mengambil alih kasus tersebut.
"Setelah hampir 6 bulan atau tepatnya 5 bulan tidak ada kemajuan di Sumatera Utara, kami datang ke sini untuk meminta kepada Kabareskrim agar kasus ini diambil alih oleh Jakarta," kata Kamaruddin seperti dikutip dari AyoBandung--jaringan Suara.com
Kamarudin lebih lanjut beberkan sejumlah kejanggalan atas tewasnya Bripka AS, seperti temuan luka trauma akibat benda tumpil di kepala dan rahang. Serta ada kejanggalan lain terkait transaksi pembelian racun sianida.
Bripka AS merupakan anggota satuan lalu lintas Polres Samosir. Ia terlibat kasus penggelapan pajak sebesar Rp2,5 miliar.
Bripka AS kemudian dilaporkan meninggal dunia. Menurut Polda Sumatera Utara, Bripka AS tewas karena minum racun sianida.
Selain itu menurut Kamarudin, beberapa kejanggalan terkait kematian Bripka AS, termasuk tidak ditunjukkannya ponsel milik Bripka AS yang disita oleh Kapolres Samosir, serta adanya luka akibat benda tumpul di wajah dan bagian belakang kepala jenazah Bripka AS.
Baca Juga: 9 Tahun Berkarier, Youngji KARA Akhirnya Debut sebagai Penyanyi Solo!
"Yang aneh adalah kurir yang mengantar sianida ke Bripka AS hanya bekerja satu hari pada saat itu. Setelah itu, tidak bekerja lagi," ujar Kamaruddin.
"Sangat mencurigakan, sianida konon dipesan dari Bogor. Padahal saat itu ponsel korban sudah disita oleh Kapolres. Ini sangat mencurigakan," lanjut Kamaruddin.
Selain itu, bukti pemesanan online racun sianida yang diklaim dipesan oleh Bripka AS juga tidak pernah ditunjukkan kepada pihak keluarga.
Tag
Berita Terkait
-
Anaknya Ultah, Ferdy Sambo dan Istri Tulis Surat sampai Kirim Bunga dan Kue dari Balik Jeruji Besi
-
Merasa Janggal, Kamaruddin Simanjuntak Minta Bareskrim Ambil Alih Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih
-
Temukan Kejanggalan, Kamaruddin Simanjuntak Minta Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih
-
Digelar di PN Jaksel 6 Juni Mendatang, Mario Dandy Bakal Diadili Hakim Kasus Ferdy Sambo Cs
-
Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs Dikirim ke MA
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan
-
Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
-
Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi
-
PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan